Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Tokyo Love Letter - Hibiki

Tokyo Love Letter - Hibiki

Mereka cukup beruntung—dua kursi di sudut meja bar masih kosong, seolah menunggu mereka datang. Sakura memesan untuk mereka berdua: sashimi platter, aonori tofu, kinpira, dan untuk minuman—oolong tea untuk mereka berdua. “Oh, kamu nggak minum?” tanya Heri penasaran. “Kupikir… orang Jepang pasti minum kalau di tempat seperti ini.” Sakura tertawa kecil. “Aku nggak minum. Aku agak buruk sama alkohol… Malam waktu kamu nemuin aku itu, sebenarnya aku udah nggak mau minum, tapi ya… keburu terlanjur ikut nomikai.”
1.0K viewsCompletedAdded to Library 25 Times as cafe shirokuma
Read
+Library
The Devil's Contract

The Devil's Contract

Namun, di ujung jalan Piazza del Sole, berdiri satu kafe yang selalu menarik perhatian orang: Luce d’Inferno. Di balik jendela kaca yang dihiasi sulur tanaman gantung, Sierra berdiri dengan celemek dan senyum ramah. Tangannya lincah menyusun cappuccino dan croissant. Ia bukan lagi gadis yang bisa menghentikan waktu atau membaca segel iblis—tapi setiap gerakannya masih memiliki kekuatan yang berbeda: ketulusan. Di pojok dapur, Alex sedang menghitung stok bahan sambil berdebat dengan distributor lewat telepon.
719 viewsOngoingAdded to Library 20 Times as cafe shirokuma
Read
+Library
Atasanku Menggodaku

Atasanku Menggodaku

Aku bukan orang asli sini. Orang tuaku di kampung membuka sebuah pabrik dan keluarga kami termasuk cukup kaya. Karena itu, Kai berencana memeras keluargaku lewat aku! Di gudang itu, sudah dipasang beberapa kamera. Kai memaksaku minum segelas minuman. Setelah itu, dia mulai membuka pakaiannya sambil berkata, "Luna. Nanti, semua rekaman saat aku bermain denganmu akan kukirim ke orang tuamu. Kalau mereka nggak mau bayar, aku akan sebarkan ke internet!"
17.9K viewsCompletedAdded to Library 642 Times as cafe shirokuma
Read
+Library
Love & Shit

Love & Shit

Sebenarnya masih ada warna putih dan coklatnya tapi Hitam paling dominan. Begitu masuk, gadis itu di hadiahi tatapan ramah dari pemilik cafe. Dan, sepertinya tatapan penasaran dari berbagai pengunjung lainnya, jelas saja. Karena dari ujung-ke ujung pengunjungnya dominan laki-laki. "Welcome home mis cofee!" Ucap sang empunya cafe. "An ekspresso with a little sugar satu!" "Yah, kan udah gue tebak sih Lo bakal milih ekspresso lagi. Tapi tenang tuan putri, akan saya buat kan!"
2.7K viewsOngoingAdded to Library 75 Times as cafe shirokuma
Read
+Library
Lilac Calilac Tale

Lilac Calilac Tale

“Nona, garpu saya jatuh, bisa minta garpu yang baru?” Seorang gadis berambut hitam pendek baru saja mendatangi meja kasir dimana seorang gadis berdarah Jepang berada. Gadis yang notabenenya bernama Mina Hiroaki itu langsung melihat ke arah meja pelanggannya, dimana sebuah garpu telah jatuh. “Ahh, baik, nanti kami ganti yang baru.” Jawab Mina dengan semua kelembutan yang bisa ia buat sebagai daya tarik pemilik cafe. Ckk, dasar Mina.
104.9K viewsOngoingAdded to Library 146 Times as cafe shirokuma
Read
+Library
Let's Play With Me

Let's Play With Me

Tujuannya sekarang adalah cafe judinya karena biji kopi dari Sakha hanya ada di sana. Tak butuh waktu lama, kecepatan tinggi yang Cora gunakan bisa membawanya ke cafe judi itu hanya dalam waktu 10 menit di jarak 40 km. Sebelum masuk dia merogoh tasnya, mengeluarkan sebuah kunci untuk membuka pintu cafenya. Tapi ternyata pintunya tidak dikunci. Dan di dalam masih ada Aidan di meja bar sedang mengelap gelas-gelas yang baru dia cuci. Aidan yang menyadari kedatangan Cora yang berbalut gaun hitam, tak mengalihkan matanya sedikit pun pada wanita itu. Dia mengakui, Cora cantik hari ini.
107.5K viewsOngoingAdded to Library 264 Times as cafe shirokuma
Read
+Library
Between Revenge and Love

Between Revenge and Love

Kedatangan Pak Leo disadari oleh pemilik cafe. “Halo, Kapten.” Max menghampiri dan menyapa Pak Leo dengan wajah sumringah. Max adalah pemilik Barry Cafe. Barry sendiri diambil dari nama belakangnya, Maximus Barry. “Halo, Max. Tumben cafemu belum ramai.” Pak Leo menyisir seluruh ruangan dan melihat bahwa hanya ada beberapa meja yang digunakan pengunjung, termasuk dirinya. Max tersenyum. Dari senyumnya itu, ia menduga kalau Pak Leo memang belum mengerti jam ramai dan jam santai di cafenya. “Masih jam 11, Kapten. Mungkin sebentar lagi, cafe ini akan penuh.”
106.4K viewsOngoingAdded to Library 184 Times as cafe shirokuma
Read
+Library
Koma

Koma

SEROJA Hari-hari dikelas berjalan seperti biasanya, membosankan. Aku punya banyak teman tapi hanya sebatas nama. Mereka pikir bisa membodohiku dengan menyuruhku mengerjakan pr mereka. Aku melakukan itu hanya karena aku bosan, tidak tahu apa yang harus dilakukan. "Oja, kantin yuk." seorang gadis berambut panjang dan tinggi berdiri di sebelahku dengan muka ceria seperti biasa. Dia bernama michel salah satu murid VIP.
102.7K viewsOngoingAdded to Library 77 Times as cafe shirokuma
Read
+Library
Marga Kuromori

Marga Kuromori

ucap Yosihara. “Yosihara. Si pemilik kedai bukanlah seorang pria, tetapi wanita. Dan dia bisa berbicara. Kemarin malam, sayup-sayup aku mendengar suara bisikan dari arah dapur. Aku pikir seseorang sedang mengancamnya, ternyata bukan. Dia dan seorang pria yang tidak aku kenal, sedang membicarakan tawanan. Pria tua dari Kuromori sedang sakit.”
103.5K viewsOngoingAdded to Library 134 Times as cafe shirokuma
Read
+Library
Pernikahan Kedua

Pernikahan Kedua

*** Gadis sudah datang ke Sarutahiko Coffee, salah satu Coffe shop yang terletak di Shibuya-ku, Tokyo. Konon katanya Coffee shop ini pemiliknya adalah salah satu aktor terkenal Jepang dan terkenal karena kualitas kopinya yang melegenda. Gadis duduk di depan Yamazaki, diapit oleh Ratu dan juga Mesya.
1072.8K viewsCompletedAdded to Library 2.5K Times as cafe shirokuma
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status