Si Mesum Jatuh Cinta
Shean memberikan cairan salivanya untuk memperlicin pergerakannya, tapi sekalian menekan untuk bisa masuk.
Jleb…
“Aaakhhh… hhhaahh…. akhirnya… sudah masuk,” ucapnya puas.
Cairan merah sudah keluar dari bagian vit*l Zeera, membasahi sprei berwarna biru langit itu.
“Hhmm…. Ternyata kau masih perawan ya, pantas saja aku semakin bernafsu padamu,” ucapnya melihat cairan merah itu.
“Kau tenang saja, aku akan menggoyangkannya dengan pelan-pelan, oke,”