Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Perangkap Sang Penguasa

Perangkap Sang Penguasa

“Apa kau ingin tahu bagaimana kita bertemu pertama kali?” Qiana mendadak membuka matanya, menjadi tertarik. Memangnya bagaimana? “Suatu kali aku pernah diculik dan di sandera di sebuah pulau. Usiaku saat itu tiga belas tahun. Aku berhasil meloloskan diri dan bersembunyi dalam sebuah kapal yang mengangkut persediaan makanan.”
1032.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 767 kali sebagai captors
Baca
+Pustaka
SANG KAPTEN

SANG KAPTEN

Kai, wakil dari kapten Axelle datang dan menyerahkan laporan berkas yang Axelle minta beberapa menit yang lalu. "Ada apa, Kap? Ada yang bisa Saya bantu?" Axelle menyerahkan satu lembar foto berukuran 3R itu kepada Kai selaku wakilnya. "Kapten nggak mengenal perempuan ini siapa?" Axelle seketika menoleh pada Kai yang masih mengamati foto gadis itu. "Memang, Kamu kenal, Kai?" "Inikan keluarga yang dulu disandera oleh teroris dan mafia yang akhirnya Kapten terlibat bom bunuh diri itu, Kap,"
1027.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 870 kali sebagai captors
Baca
+Pustaka
Kacamata Penakluk

Kacamata Penakluk

Sebuah jendela virtual muncul, menampilkan dua pesan baru. Keduanya bertuliskan "Hadiah Penaklukan Baru!" diiringi gambar kotak kado yang terbungkus rapi. Ternyata, ini adalah hadiah dari sistem kacamata karena aku berhasil menaklukkan dua wanita, Nadia dan Sari, dan menjadikan mereka pelayanku. Aku mengklik notifikasi pertama, lalu yang kedua, menekan opsi 'Terima' pada masing-masing hadiah.
3.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 118 kali sebagai captors
Baca
+Pustaka
Mate

Mate

Intan Pitalokamatchederesaneel
ucapku agak ngeri. Mas Wira hanya ber-hm. Beberapa menit kami hanya diam-diaman. Tiba-tiba Mas Wira sibuk merogok kantung celananya. “Nih.” Mas Wira menyodorkan sebuah jepit dengan tempelan strawberry kecil diatasnya. Aku seketika takjub. “Lucu banget!!!” pekikku sambil mengambil jepit tersebut dari tangan Mas Wira. Mas Wira tersenyum melihatku yang senang melihat kelucuan sebuah jepit strawberry doang. “Suka?”
104.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 143 kali sebagai captors
Baca
+Pustaka
HALCYON

HALCYON

pinta Namara. “Oooh bapak kira ada komet menyerang bumi, taunya cuma nitip warung ibu doang. Bapak padahal sudah berharap lebih” ujar Dimar seraya keluar dari tempat kerjanya. “Ih bapak, nanti kalau ada yang malingin jualan ibu gimana?” “Ya ndak mungkinlah. Mana berani maling dateng kesini kalau ada inspektur Vhijay disini”
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 98 kali sebagai captors
Baca
+Pustaka
Sang Pemburu Bayangan

Sang Pemburu Bayangan

Di sana, sudah ada Wahyu dan Taufik yang sedang asik ngobrol dengan para cewek. Andi berkata sambil tertawa "Cewek terus!". Melihat kedatangan Andi, Wahyu dan Taufik langsung menjawabnya "Yoyoi!" Kemudian, Andi masuk dan duduk di samping mereka berdua. Setelah itu, Taufik mengeluarkan sebuah alat dari tasnya. Dia berkata "Gue punya kaca mata canggih nih! ... kata bokap gue sih bisa buat ngeliat di malam hari."
9.93.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai captors
Baca
+Pustaka
CAP PELAKOR

CAP PELAKOR

Dia segera berteriak memanggil Alan dan dokter. Naya menangis sedih, dia mencoba mengguncang tubuh Hanan. Hingga akhirnya layar pendeteksi tanda kehidupan berbunyi nyaring. Naya melihat layar tersebut, netranya membulat melihat layar tersebut menampilkan garis lurus.
4.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 165 kali sebagai captors
Baca
+Pustaka
FANS

FANS

kata Nara pada seorang ABG yang sepertinya tertarik membeli. "Saya mau nyari yang anti air, Kak. Ada ?" "Ada, Kak, yang seri ini," jawab Nara dengan ramah menunjukkan produk sesuai yang calon pembeli inginkan. "Mahal banget, Kak. Yang dua sejutaan ada gak ?" "Aduh maaf, belum ada, loh." "Ah, kurang canggih," kata ABG itu lalu pergi.
2.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai captors
Baca
+Pustaka
Tangkap Aku (if you can)

Tangkap Aku (if you can)

Fannia Heh? Siapa yang masukin Kak Gara ke grup kelas kita? 0895xxxxxxxx Aku. Maaf ya gak bilang-bilang. Soalnya Kak Gara minta masukin ke grup ini. Katanya ada yang mau dibicarakan dan itu penting. Aku mengerutkan alisku. Aku pun menggeser layar ponselku ke atas dan aku baru menyadari ada Kak Gara di dalam grup ini.
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai captors
Baca
+Pustaka
Pelabuhan Hati Sang Kapten

Pelabuhan Hati Sang Kapten

Untuk penilaian menembak laras panjang dilaksanakan dengan tiga sikap, yaitu tiarap, duduk dan berdiri, yang masing-masing menggunakan sepuluh peluru. Saat ini Niko sudah memakai peralatan menembak seperti kacamata dan penutup telinga untuk melindungi telinga dari paparan kebisingan yang bisa mengakibatkan kerusakan. Pria tampan itu kini berdiri sambil membawa pistol laras pendek. Pandangan Niko fokus ke depan dengan mengarahkan senjatanya pada titik target yang dituju. Dengan sikap sempurna dan di rasa target yang di tuju pas dengan senjatanya, Niko pun melepaskan satu tembakan. “Duarr,” satu tembakan yang Niko lepas mengenai sasaran yang di targetkan Niko.
9.86.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 253 kali sebagai captors
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status