Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Perangkap Kencan Buta CEO

Perangkap Kencan Buta CEO

Lagi pula Miami Harbour agak ramai di akhir pekan, dia tak ingin ada yang dicopet ponsel atau dompetnya secara tak sengaja. Maka rombongan tiga pasangan mesra dengan dua anak kecil itu segera kembali ke kapal East Coast Fisherman. Barang-barang bawaan Calvin dan Jessica dibawakan oleh anak buah Jordan ke kabin mereka yang bersebelahan dengan kabin Jonas-Audrey. Kabin Jordan-Chantal berseberangan dengan kabin mereka. Setelah kapal pesiar pribadi itu angkat sauh dan mulai meninggalkan Miami Harbour, Calvin mengajak Jordan dan Jonas mempersiapkan alat pancing bertiga.
1039.6K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as capture the moments
Show Reviews (28)
Read
+Library
agneslovely2014
Dear Kakak kakak Pembaca, terima kasih atas dukungan kalian hingga kisah cinta Jonas -Audrey berhasil mendapat juara di event GOOD NOVEL, Dari Atasan Jadi Pasangan. Semoga karyaku lainnya juga bisa mendapat tempat di hati pembaca sekalian. Salam manis dariku Author Agneslovely2014.
Laracroft
Baru baca novel Jonas & Audrey.. author keren banget deskripsi adegan 21+ deg2an sendiri & banyak knowledge tentang kota2 di Amerika. Minuman2 alkohol, mobil & luxurious things keren deskripsinya. Novel 2 th lalu baru aku baca, better late than never, keep it up author terus berkaryaa
Read All Reviews
Safe Haven

Safe Haven

protes Valen sambil memukul dada Teddy dengan pelan, Teddy tertawa kecil melihat hasil gambar mereka dimana Valen terlihat blur. Ia lalu kembali mengambil gambar mereka dan kali ini Valen sudah siap berpose untuk kamera. Satu foto, dua foto, di foto ketiga Valen mendapat ide dimana ia ingin membuat Teddy terkejut. Saat Teddy ingin memencet tombol kamera, Valen langsung mencium pipi Teddy sehingga foto yang terambil di kamera adalah Valen yang sedang mencium pipi Teddy yang sedang tersenyum. Teddy menoleh ke arah Valen dengan wajah yang memerah, sementara Valen terlihat acuh dan mengambil handphone nya dari tangan Teddy untuk melihat hasil fotonya. Valen terlihat puas dengan hasilnya.
1.1K viewsOngoingAdded to Library 41 Times as capture the moments
Read
+Library
Back To Home

Back To Home

2025 “Anin, bangun Nin.” Aku membuka mata setelah Nanda mengguncang badanku pelan. “30 menitan lagi kita nyampe. Kamu mau nyegerin wajah dulu gak? Nanti kita berhenti di minimarket terdekat ya.” Aku menggumam iya dan melihat Nanda berbalik ke depan, mengatakan kalimat yang sama kepada Fatih yang memegang kemudi.
673 viewsOngoingAdded to Library 19 Times as capture the moments
Read
+Library
Mengejar Mentari

Mengejar Mentari

foto candid yang diambil dengan kamera ponsel mahal membuat dirinya nampak sangat berbeda. Dzi memandang Khalid dengan dada berdebar kencang tak karuan. Ia ingin sekali melihat namanya di kontak Khalid namun ia sudah merasa tidak punya nyali. Khalid tahu kalau Dzi kesulitan membuka kode keamanan. “Kodenya tanggal lahirmu” “Apa?” “Kenapa? Kaget?” “Mas tahu tanggal lahirku?” “Tentu saja”
109.0K viewsCompletedAdded to Library 316 Times as capture the moments
Read
+Library
SPERANZA

SPERANZA

Byakta yang melihat peluang itu langsung melempar bantal ke arah Speranza hingga membuat Speranza jatuh di atas ranjang. Byakta menertawakan Speranza yang kalah telak. Speranza yang mendengar tawa itu menggeram. Dia bangun dan kembali melempar bantal ke arah Byakta, namun kali ini Byakta berhasil menangkapnya. Speranza yang melihat itu, ingin kabur namun Byakta berhasil menangkap kakinya. "Ingin kabur kemana kau?" tanya Byakta berusaha menakuti Speranza.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 74 Times as capture the moments
Read
+Library
STAKEOUTS

STAKEOUTS

Jika tidak dengan penyamaran, tentu mereka tidak akan bisa berada di pesta eksklusif ini. Setelah beberapa menit, akhirnya Aster bisa berdiri di depan lorong yang Zi minta. Berdiri sambil kembali meneguk sedikit cairan bersoda yang memabukkan itu. Aster mengarahkan cincin bermata emerald yang melingkar di jari manis ke arah lorong. Cincin yang dirancang khusus dengan kamera pengintai. Gema pergantian suara pun terus menyerang indera pendengaran Aster. Zi masih memberikan perintah pada semua tim Beta, termasuk pada sang ketua, Queen.
103.2K viewsOngoingAdded to Library 75 Times as capture the moments
Read
+Library
Turn Back Time

Turn Back Time

tegur Marrey. Irina terdiam seketika, tangannya meremas ujung genggaman garpu amat erat, matanya kembali berkaca-kaca ingin menangis. Tristan hanya bisa mengulurkan tangannya untuk mengusap puncak kepala Irina, tangannya bergetar karena itu adalah kali pertama Tristan mengusap puncak kepala Irina setelah sekian lama berkenalan.
104.0K viewsOngoingAdded to Library 148 Times as capture the moments
Read
+Library
Simpanan!

Simpanan!

Aku lelah di permainkan seperti ini. "Heyy ... kenapa kamu jadi cengeng seperti ini. Siapa yang membohongimu? Apa perlu aku memperlihatkan bekas sayatan pisau bedah ini. Mau lihat?" Tangan kiri langit mulai membuka kancing bajunya. "Stop! Untuk apa?" tanyaku bodoh. "Siapa tahu kamu mau mengabadikannya lewat kamera untu kenang-kenangan," ujar Langit dengan kedipan mata yang menggoda.
1032.2K viewsCompletedAdded to Library 739 Times as capture the moments
Read
+Library
CAT-CH ME!

CAT-CH ME!

Ndoro Ranti Kay, hari minggu jogging skuy Di taman yang biasa kamu kasih makan stray cat ajaa Jadi kamu bisa kasih makan kucing, aku jogging Mau yaaaa? Aku males banget kalau jogging sendiri Aku tau kamu hari minggu besok libur kerja Nggak ada alasan kamu buat nolak Kalau kamu nolak, aku culik kamu dari kos Oke, deal
103.0K viewsOngoingAdded to Library 117 Times as capture the moments
Read
+Library
The Moment Of Us

The Moment Of Us

"Sudahlah, toh nanti kalian akan bertemu. Dan! Kita di sini , 'kan untuk merayakan pernikahan Kayra. So let's get the party started!" Benar. Ternyata muara dari penculikanku dan penyekapanku di salon tadi adalah karena mereka sudah menyiapkan tempat ini untuk merayakan berakhirnya masa lajangku. Kami berada di sebuah restoran di tepi sungai Sein. Tidak terlalu di tempat kota dan bukan restoran terbaik, tapi pemandangan di sini cukup bagus karena kita bisa melihat pantulan kelap kelip cahaya kota di permukaan air. Yang paling penting, ini halal. Namun, tetap saja, ini bukan restoran yang kami datangi secara reguler. Mahal! Uang saku kami mana cukup!
102.6K viewsOngoingAdded to Library 79 Times as capture the moments
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status