Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
The Guardian of Tunlansia

The Guardian of Tunlansia

Dor! Tangan kanan sang Capt bergerak dengan cepat kearah bawah tangga yg dilihatnya sekilas 2 orang penjaga yg ingin bangkit kembali dan bergerak menyerang kearahnya, tapi terlambat dengan raut wajah dinginnya ia berjalan tanpa menoleh sedikitpun dan mulai menembakan peluru dari pistol hitam berjenis Desert Eagle yg ia pegang dikedua tangannya. Pandangannya hanya lurus menatap lekat-lekat kondisi kedua Prajurit khususnya yg masih berdiri menatap kearahnya, sambil keduanya terlihat memegangi luka tembak ditubuh mereka.
104.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 160 kali sebagai captors
Baca
+Pustaka
Cermin Malapetaka

Cermin Malapetaka

DUAR Kuda penarik delman tetap berjalan. Namun delman yang ditumpangi dayang seperti tertarik oleh kuda dan oleng ke kanan-kiri karena salah satu rodanya telah meledak. Pasukan kuda kerajaan Bahara menyalip delman dan menghentikannya dengan paksa. Mereka mengepung sang dayang dan supir delman. Pasukan kerajaan Bahara segera mengepung dayang dan supir delman. “Di mana Bayi kerajaan?”
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 128 kali sebagai captors
Baca
+Pustaka
Test Book

Test Book

Penapika12268
Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai captors
Baca
+Pustaka
RETAK

RETAK

Dia hanya memeluk tubuh sendiri dengan mengamankan benda yang tadi dibeli. Sorot matanya tertuju ke depan jalan. Tak begitu banyak kendaraan yang tampak hilir-mudik di jalanan sana. Namun, bola mata Vitaloka terkunci di salah satu objek di seberang jalan tepat dekat toko roti. Vitaloka mengenali plat mobil dan mobil pajero putih tersebut. Bahkan dua orang yang baru saja memasuki mobil, dia mengenalinya. Itu Sebastian dan Nesya.
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 111 kali sebagai captors
Baca
+Pustaka
Perangkap Cinta TUAN CEO

Perangkap Cinta TUAN CEO

Tapi ia menutup mata, mengambil semua yang benar-benar penting, lalu menuju kasir. Saat antre, telinganya menangkap suara televisi yang dipasang di atas rak rokok. Matanya terangkat sekilas. Di layar, terpampang gambar pelabuhan, polisi, dan kapal yang masih bersandar.
103.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 99 kali sebagai captors
Tampilkan Ulasan (6)
Baca
+Pustaka
ida Sari
Aurora harus menanggung kesalahan ayah nya yg menipu Rafael jd harus menjadi tawanan di rumah nya dan harus menjadi pelayan,,yg awal nya di benci justru Aurora di cintai Rafael sangat dalam skr.. cerita yang sangat menarik..
SumberÃrta
lalu salah apa aurora raf.. yg kabur kan bapaknya. yg punya urusan bapaknya. yg bikin kamu rugi bapaknya kenapa kamu jadikan aurora sebagai tawananmu kemana uangmu.... apa kamu ga bisa nyari Edgar sampai2 perempuan lemah kau jadikan jaminan
Baca Semua Ulasan
SERPENTE CRUZADA

SERPENTE CRUZADA

Terlihat sangat mengerikan. Di tambah lagi di leher dan punggung tangan pria itu, terhampar sebuah tato berwarna hitam kehijauan, terpahat tato berbentuk lingkaran, di dalamnya tersembunyi gambar salip yang dililit ular dengan mata dan lidah menjulur merah menyala, seolah menyembul dari kegelapan dengan keangkeran yang mencekam, mengundang sensasi dingin merayap di sepanjang tulangnya. Sora mencoba untuk melangkah mundur, tapi tangan kasar sudah meraih kerah bajunya dan mengangkatnya dengan kasar. Dia merasa dirinya seperti burung yang terjebak dalam cengkeraman predatornya.
922 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai captors
Baca
+Pustaka
Perangkap Tuan Muda

Perangkap Tuan Muda

Sebab tidak mungkin barang yang ditaruh baik-baik jatuh tiba-tiba. Tiba-tiba William melihat sesuatu yang bersinar di antara bunga. Benda tersebut berwarna sama dengan kelopak bunga yang berwarna hijau. Namun, ia tahu betul apa itu. “Penyadap,” katanya senang. Ia jadi tahu dari mana informasi yang selalu digunakan Wyatt untuk menyerangnya. “Terima kasih pada gempa kecil yang membuatku tahu apa yang ada di ruangan ini.” Ia yakin tidak hanya satu saja benda tersebut di pasang.
1012.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 287 kali sebagai captors
Baca
+Pustaka
Cinta yang Kupendam

Cinta yang Kupendam

tanya Almaira pada Alam yang sedari tadi berdiri terdiam dan terpaku. "Nggak! Nggak ada apa-apa. Aku hanya melihat kuntilanak yang sedari tadi menyisir rambutnya di depanku yang tak kunjung selesai," cibir Alam pada Almaira dan mencoba untuk menutupi perasaannya yang sesungguhnya. Almaira yang mendengar ucapan Alam langsung melotot mendengarnya. "Brengsek! Setan grandong, kamu!" kata Almaira balik mengatai Alam.
104.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 130 kali sebagai captors
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status