Pendekar Pedang Tengkorak
“Namaku Cempaka. Siapa namamu, Pendekar Tampan?”
“Caraka.” jawab Catra singkat.
Di hadapan orang yang belum dikenalnya, Catra selalu menggunakan nama samaran. Ia memilih menyembunyikan identitas aslinya demi menghindari masalah yang tidak perlu.
“Hanya Caraka?” Cempaka memiringkan kepala. “Nama yang sederhana.”
Catra mengangguk pelan. “Hanya Caraka.”
Cempaka memicingkan mata beberapa saat, seolah sedang menimbang apakah nama itu benar atau sekadar nama samaran. Namun akhirnya ia hanya mengangkat bahu.