Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dari Budak Menjadi Bencana

Dari Budak Menjadi Bencana

tanyaku, merasakan sebuah rencana mulai terbentuk. "Kita tidak bisa menghentikan tangan yang melukis," jelas Feng. "Tapi kita mungkin bisa mempelajari gayanya. Memahami palet warnanya. Dan jika kita bisa memahaminya... kita mungkin bisa mengantisipasi goresan kuasnya yang berikutnya. Bahkan mungkin... menambahkan lapisan pelindung kita sendiri ke dalam kanvas."
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai cara melukis di kanvas
Baca
+Pustaka
The Cold Villains Lady

The Cold Villains Lady

Orang-orang yang melihat Mikaila, mulai bertanya-tanya, pertunjukan apa yang akan Mikaila tampilkan, karena selama ini biasanya setiap kali Mikaila tampil, itu hanya akan mempermalukan dirinya sendiri. Tak lama, pembawa acara memberikan Mikaila alat-alat untuk melukis. Gadis itu mengambil kuas untuk melukis, dia kemudian mencelupkan kuas ke dalam cat, dan mulai menggambar di atas canvas, gerakannya halus dan santai secara bersamaan. Mikaila menggambar bunga persik, dia mencelupkan ujung kuasnya ke dalam tinta dan menyatukan dengan tinta, warna dan air.
9.8113.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.9K kali sebagai cara melukis di kanvas
Tampilkan Ulasan (47)
Baca
+Pustaka
Senja
bagus banget sumpah.semua dapet humor, romantis,sweet,emosi pokoknya seru abis deh.tapi aja iya casis ...... helena sih?¿ meskipun aku lebih dukung mikaila sama xavier tapi aku juga gak rela helena ..... ama casis?tebakan aku salah kan¿
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
Jatuh Dalam Pesona Budak Cantik

Jatuh Dalam Pesona Budak Cantik

Kemudian kembali memusatkan pikirannya ke kanvas yang masih bergulung di hadapannya. Seolah sudah terbiasa dengan itu semua, Sasi menempatkan kanvas di easel yang sedikit lebih kecil. Wajah budak itu berbinar, dengan kedua matanya menatap takjub pada cat-cat lengkap yang tersusun rapi. “Kau bisa melukis?” Jonathan mendekat lalu memegang kedua pundak Sasi. Gadis itu mengangguk kuat-kuat. Kemudian mendorong kuat-kuat tubuh Jonathan agar pria itu duduk di atas kursi yang berada tepat di sebelahnya.
9.84.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 139 kali sebagai cara melukis di kanvas
Tampilkan Ulasan (38)
Baca
+Pustaka
Iin Huang
rekomendasi banget buku ini utk kalian baca, cerita seru, bisa bikin traveling tapi bisa bikin nyesek saat melht hidup ny sasi yg penuh trauma dlm dirinya tp skrng sasi udah ditangan Jonatan & aku berharap ny si Jonatan nggk menjadikan sasi budak seumur hidup tapi di ratukan karena Jo mencintai sasi
Masruroh Masruroh
bener" seru banget isi dari buku ini, rekomendasi bgt deh buat kalian yg mau baca, apalagi dari setiap bab yg selalu bikin penasaran semoga setelah masimo bisa masuk ke rumah Siti, Jonathan tidak menyia"kan sasi, karena sasi sudah memberikan apa yg Jo mau. di tunggu kelanjutannya thor,,,
Baca Semua Ulasan
Jiwa Kekasihku di Tubuh Suamiku

Jiwa Kekasihku di Tubuh Suamiku

Lalu sedikit jeda, “Kita melukis.” Brian tidak tersenyum. Ia hanya mengangguk kecil, lalu kembali ke kanvasnya. Keduanya mulai mempersiapkan alat masing-masing dalam senyap yang padat. Alana membuka kotak kuasnya dengan rapi, menyusun cat berdasarkan nuansa warna.
102.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai cara melukis di kanvas
Baca
+Pustaka
Jangan Membenci Cinta

Jangan Membenci Cinta

tanyanya lagi sambil memiringkan kepala dengan senyum manis semanis senyum sang Mommy. Akbi menggendong Arsha lalu mengambil paku berkarat dari tangan mungil itu untuk ia buang jauh-jauh. “Lukisan kamu bagus, sayang ... tapi enggak ngelukis di mobil Daddy juga ... nanti pulang kerja Daddy beliin kanvas ya?” “Apa itu kanvas, Daddy?” “Tempat untuk melukis.” “Baaaiiikkk, Caca mau kanvas!” balita itu berseru riang.
1054.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai cara melukis di kanvas
Baca
+Pustaka
Penakluk Dunia

Penakluk Dunia

Sesaat kemudian, dia menghembuskan sedikit napas dan kembali melukis dengan kuas dan tinta biasa. Dengan kecepatan sedang, garis demi garis mulai terjalin, membentuk sebuah sosok yang dia kenal. Saat ini, Di Tian sedang menggunakan Drawing Intent. Drawing Intent atau Niat Melukis adalah gerbang awal bagi pelukis yang berjalan di jalur keabadian. Hal ini juga berlaku sama bagi pengguna pedang yang memiliki Sword Intent atau Niat Pedang. Seperti halnya tingkat kultivasi , jalur keabadian di bidang seni juga memiliki beberapa tahapan, tetapi untuk percobaan pertama, Di Tian memutuskan untuk menggunakan tahap pertama, yaitu Drawing Intent.
9.8443.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 10.6K kali sebagai cara melukis di kanvas
Tampilkan Ulasan (181)
Baca
+Pustaka
Jimaro Chan
welcome back, Senior Ye. akhirnya hadir kembali setelah sekian lama, dan memberi kejutan besar tentang dalang pembantaian di Benua Utara. ceritanya makin rumit dan kompleks. Semangat tuk terus berkarya, Senior Ye....
Embunayu
Hai kak.. ijin perkenalkan novel saya ya.. menceritakan tentang pangeran yang lemah masuk dalam dunia beladiri, sihir, penyelidikan jati dirinya dan cinta Berjudul " Perjalanan Jati Diri Pendekar Pedang Api " silahkan mampir
Baca Semua Ulasan
Kesempatan Kedua: Lepas dari Marquess Menikahi Duke Utara!

Kesempatan Kedua: Lepas dari Marquess Menikahi Duke Utara!

Begitu bagusnya hingga menjadi saat yang tepat untuk menikmati camilan dan teh, sambil membuat lukisan. Seperti yang Sasya lakukan sekarang. Dia duduk di halaman kediaman Karin, dengan kanvas putih kosong di hadapannya. Dia kehabisan ide. Tidak ada inspirasi. Dia bingung ingin melukis apa. Apa yang sebenarnya ingin dia sampaikan? Tiba-tiba Karin datang, seperti biasa, basa-basi manis sambil membawa camilan. Dia menanyakan kabar Sasya dengan hangat dan lembut, seolah tidak terjadi apa-apa.
9.813.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 387 kali sebagai cara melukis di kanvas
Baca
+Pustaka
Suamiku, Sayangilah Aku!

Suamiku, Sayangilah Aku!

Wanita itu benar-benar kejam! Jacob menarik napas dalam-dalam. Kemudian, dia meraih cat di sebelah dan mulai melukis. Sambil melukis, gejolak emosinya perlahan-lahan berubah tenang. Goresan di atas kanvas juga berubah menjadi lebih lembut. Jacob memegang kuas sambil mengagumi wajah Sienna di atas kanvas.
9.3856.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21.4K kali sebagai cara melukis di kanvas
Tampilkan Ulasan (296)
Baca
+Pustaka
Widya Syari Putri
sudah tahu jalur ceritanya sampai anak² mereka TK, tp tetap menunggu versi di sini karena tata bahasa di sini enak untuk dibaca...berharap authornya update banyak bab perharinya supaya cepet² selesai dr part² yg membosankan
S.n
Saat Penny ketahuan Sienna, banyak komentar dan seru, sekarang saat Sienna ketahuan anak keluarga Shankar sepertinya biasa aja ya.... Tapi jadi ngebaca misterinya terungkap setiap kelipatan chapter 700an kayanya he... Sekarang juga kan chapter 1400an...
Baca Semua Ulasan
Enemate, Enemy To Soulmate

Enemate, Enemy To Soulmate

Prudence menyiapkan semuanya diatas meja yang sudah disiapkan. Peralatan utama untuk melukis cat minyak meliputi cat minyak, kanvas atau media lainnya, kuas berbagai ukuran, palet untuk mencampur warna, dan pisau palet untuk aplikasi cat. Selain itu, Prudence juga memasukkan minyak cat atau pengencer seperti thinner, ke dalam wadah untuk membersihkan kuas, serta lap atau kain. Untuk kenyamanan, Prudence juga mensetting kuda-kuda atau easel dan meletakkan lapisan pelindung untuk hasil akhir lukisan yang ada di meja trolli kecil di sisi kirinya.
103.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88 kali sebagai cara melukis di kanvas
Baca
+Pustaka
10 Years Ago

10 Years Ago

Akan risih baginya bila orang lain mengajak melukis bersama. Kanvas yang semula putih bersih kini sudah diisi bermacam spektrum warna. Iya, Andin menuangkan imajinasinya di atas permukaan itu. Sejenak dia memandangi objeknya lalu kembali memperhatikan kanvas. Dia tengah menyandingkan karya seni yang dia ciptakan dengan objek asli. Seseorang mengenakan seragam basket bernomor 14 berjalan mengarahnya. Dari kejauhan bibirnya telah membentuk lekukan tipis. Senyuman itu hanya dia tujukan padanya.
1015.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 390 kali sebagai cara melukis di kanvas
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
345678
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status