Terpaksa Menjadi Istri Pengganti
Kalau nggak ada Pak Memet, sudah aku getok palanya pake tas punggungku ini, biar sadar kalau aku ini sedang membencinya sekarang.
“Lah, malah melamun. Ayo, disalimin!” Mas Adam mengayunkan tangannya di hadapanku, dengan tersenyum mengembang.
Sontak aku pun tersentak dari lamunanku. “Eeh…”
“Disalimin saja, Non!” celetuk pak Memet. “Seorang istri yang soleha, akan mencium punggung tangan suaminya untuk mendapat keberkahan. Tanpa izin dari suami ketika kita pergi, maka Allah tidak akan pernah meridhoinya, Non,” sambung pak Memet memberikan nasehatnya, membuat aku pun mau tidak mau tepaksa menerima uluran tangannya dan mencium punggung tangan mas Adam dengan ragu.
Hot Chapters