Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Istri sebatas harapan

Istri sebatas harapan

Terlihat juga sinar matahari pagi begitu indah saat memberikan vitamin bagi tanaman di taman kecil yang kumiliki. Menjadi istri banyak sekali yang harus dipelajari bahkan seumur hidup. Jangan merasa menjadi yang paling tau tentang pasangan yang sudah dinikahi. Nyatanya, sifat dan watak seseorang akan berubah seiring berjalannya waktu. Pekerjaan seorang istri pun banyak, apalagi istri yang juga pekerja di kantor. Sudah lelah memikirkan pekerjaan, saat pulang tetap harus memikirkan pekerjaan di rumah yang bayarannya pahala.
1011.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 402 kali sebagai catatan harian seorang istri
Baca
+Pustaka
Selir Kesayangan Suamiku

Selir Kesayangan Suamiku

gumam Sifa dalam hati. Bagaimana kesabarannya sebagai seorang istri di uji, bagaimana dia harus mempertahankan biduk rumah tangga saat kapal bahteranya mulai kehilangan nahkoda. Pahit kecilnya perjuangan seorang istri untuk menyadarkan suami yang telah melenceng jauh dari jalan takdir rumah tangga yang sakinah mawadah dan warohmah. Entah bagaimana nanti ending hasil akhirnya. Hanya Allah yang tahu dan buku harian usang ini saksinya betapa Sifa sudah berjuang bertahan selama dan sejauh ini. Ponorogo,
1015.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 526 kali sebagai catatan harian seorang istri
Tampilkan Ulasan (6)
Baca
+Pustaka
donalwilys
cerita yg bagus tp, dialog 2 orang dikasih keterangan siapa yg ngomong mulu. cukup akhiri pake tanda petik, trs ganti paragraf. misal, ucap gendis, tolak gendis, gurau gendis, bentak mama. yg baca jg tau maksud dialog 2 orang itu. pliss, belajar ngetik yg bener y biar kayak novel beneran. semangat
MOON
heh rio, gendis, pintu neraka sebelah kiri. cepat masuk kesana. thor, plisss lah bikin menyesal si pezina itu. pengen berkata kasar sama laki kegedean napsu. gundik gatel juga, berpengetahuan tapi kelakuan kayak iblis.
Baca Semua Ulasan
Pesan Dari Istri Calon Suamiku

Pesan Dari Istri Calon Suamiku

"Aku tau selama ini, Zen selalu memanjakanmu. Membeli banyak barang untukmu. Asal kamu tau, selama Zen berhubungan denganmu, dia melupakan kewajibannya sebagai suami. Zen tidak lagi menafkahiku, lahir maupun batin." "Aku tau semua pesan yang kamu ataupun Zen kirim. Sebelum akhirnya dia memberi kata sandi di gawainya. Sungguh menyakitkan, mengetahui suaminya bermesraan dengan wanita lain, sementara sang istri tergolek sakit di sampingnya." Tak kuasa aku membaca pesan dari istri Mas Zen. Walau hanya tulisan dalam sebuah pesan, namun mampu membuatku merasa begitu kesakitan.
1014.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 348 kali sebagai catatan harian seorang istri
Baca
+Pustaka
Nafkah 50 Ribu Rupiah

Nafkah 50 Ribu Rupiah

Begitu prinsip wanita setelah menjadi seorang istri. Rutinitas pagi hari sebagai ibu rumah tangga adalah memasak. Lekas membawa barang belanjaan itu ke dalam rumah. Tadi pagi aku terlambat bangun, tidak sempat membuat sarapan untuk Mas Hasan. Bahkan, lelaki itu tidak membangunkanku saat dirinya hendak berangkat kerja.
102.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai catatan harian seorang istri
Baca
+Pustaka
Kain Basahan Basah Di Kamar Mandi

Kain Basahan Basah Di Kamar Mandi

Tidak ada sama sekali terpancar gurat jawaban walaupun hanya sekedar saja. "Aku rasa perempuan terlahir ke dunia ini tidak dijadikan hanya pemuas nafsu seorang lelaki. Ketika sudah memiliki satu wanita, kenapa harus berpaling kepada banyak perempuan?! Padahal, setiap wanita itu kodratnya sama dan pasti tidak ada bedanya." Aku melangkah menekuk lalu bersandar di tiang teras rumah lalu menekuk kaki sebelah kanan. "Asal kalian tahu dan coba pikirkan dengan matang!" ucapku terjeda. Aku menelan saliva untuk mencoba membasahi tenggorokan. "Coba kalian membayangkan hanya satu hari saja bertukar posisi. Aku sebagai kepala rumah tangga, dan kamu sebagai ibu rumah tangga. Posisi saat hamil muda, tugas
33.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 709 kali sebagai catatan harian seorang istri
Baca
+Pustaka
Penantian seorang istri

Penantian seorang istri

Hatiku memang nyeri ketika mas Tala mengakui perasaannya untuk Sally, aku berusaha mengendalikan diri untuk tegar karena hal ini memang faktanya. "Disaat kamu pergi aku mulai menemukan satu titik yang menjadi pembeda antara kalian berdua. Selama menjadi istriku, aku melihat kamu sosok wanita yang mau langsung terjun melakukan semua aktivitas wanita pada umumnya. Seperti membersihkan rumah, mencuci piring dan pakaian, dan juga memasak. Walaupun aku menolak dan marah serta melarangmu melakukan itu semua karena aku tidak ingin kamu membuat jorok dapur dan menyentuh barang-barangku, tetapi kamu tetap bersikeras ingin melakukannya bukan?" aku mengangguk membenarkan.
1020.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 559 kali sebagai catatan harian seorang istri
Baca
+Pustaka
SALAH MEMILIH SUAMI

SALAH MEMILIH SUAMI

Hari ini Mas Irawan lupa membawa bekal makan siangnya, hingga aku mengantarnya ke kantor, dan bertanya pada satpam. "Bukan lah!' jawaban Mas Irawan membuat langkahku terhenti saat mendekat untuk memberikan bekal ini. "Kamu tahu kan masakan istriku enak, dan bajuku selalu rapi dan bersih, masa dia bisa melakukan itu untukku tapi tidak bisa mengurus dirinya sendiri," jelas suamiku pada teman-temannya.
8.536.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 866 kali sebagai catatan harian seorang istri
Baca
+Pustaka
Kontrasepsi di Kamar Adikku

Kontrasepsi di Kamar Adikku

sahutku seraya berjalan menuju dapur, mencuci buah itu lalu mengupasnya beberapa biji sebelum akhirnya aku suguhkan kepada istri. "Jaga istri kamu baik-baik. Jangan sampai stres. Kasihan dia. Dia itu hatinya begitu sensitif. Kemarin kenapa kamu tidak pamit saat pergi bekerja, Lim? Kamu tahu, seharian istri kamu terlihat murung. Dia nggak mau makan, matanya berkaca-kaca terus. Pasti dia sedih sekali karena kamu pergi tanpa pamit. Jangan pernah menyakiti perasaan perempuan, Salim. Supaya segala urusan kamu menjadi mudah. Jangan buat istri kamu menangis," nasihat Bunda panjang lebar. "Iya, Bun." Aku mengangguk lemah. Menyesali semua perlakuanku kepada istri seharian ini.
1085.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai catatan harian seorang istri
Baca
+Pustaka
SESAL ( Nikah Terpaksa )

SESAL ( Nikah Terpaksa )

Tidur miring membelakangiku sudah makananku sehari-hari, bahkan menjadi pemandangan hampir tiap malam. Satu atap, satu kamar, satu kasur tapi tidak bisa tumbuh rasa cinta di hati Mas Firman sedikitpun. Kalau hadirnya anak ini akankah bisa berubah perlakuan Mas Firman terhadapku? Bisikan-bisikan tidak jelas terlintas di telinga yang selalu membuatku bingung. Tidak perlu memikirkan tingkah laku suami yang hanya membuat diri sendiri tambah stres. Seorang istri marah, semakin marah pula seorang suami.
4.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 128 kali sebagai catatan harian seorang istri
Baca
+Pustaka
Tertipu Rayuan Maut Pak Polisi

Tertipu Rayuan Maut Pak Polisi

Kata-kata itu sudah bisa ditebak kemana arahnya. Ibu mertua melanjutkan dengan nada lebih tajam, “Kamu tuh harus belajar dari mereka, Lis. Jangan cuma sibuk kerja di luar, tapi di rumah nggak bisa bikin nyaman. Tadi ada istri polisi juga, suaminya cerita kalau tiap hari selalu dibawain bekal, bajunya disetrika wangi, rumahnya rapi. Orang-orang sampai iri. Saya? Saya cuma bisa diem. Malu saya kalau dibandingin.”
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai catatan harian seorang istri
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status