Teror Kumara Merah
Anna menunjuk buah yang memiliki sisik seperti duri-duri dan ekor yang tajam.
"Ini buah nanas si Madu khas Jalan Cagak Subang. Rasanya sangat manis, asam dan segar. Kalau ini, pisang emas dan raja, ini buah rambutan dan manggis."
"Kalau itu?"
"Itu singkong dan ubi jalar, ubi rambat, dan talas. Biasanya dikukus dan dibakar. Namun, juga bisa digunakan bahan membuat cake dan camilan ringan. Mengandung pati cukup tinggi." Seseorang yang menggunakan bahasa Belanda menjelaskan dengan elegan. Anna menoleh. Matanya terbelalak menangkap sesosok pemuda pribumi berpakaian terpelajar, berwajah manis, bertubuh tegap. Sangat jarang Anna melihat pemuda asal pribumi yang memiliki postur bagus dan wajah bers
Hot Chapters