Bukan Pelakor
ucap Melati.
“Nggak, Melati. Aku nggak akan pernah menalakmu. Aku sangat mencintaimu. Aku pulang ke Sidoarjo karena Anindya. Dia sakit, tolong ngertiin aku, Mel. Masih ada satu malam untuk kita bersama, Mel. Aku janji nggak akan lama-lama di Sidoarjo. Setelah Anindya sembuh, aku akan segera ke sini.” Adam mendekat ke arah Melati, lalu merengkuhnya dengan erat.
Melati tak bisa berkutik. Dia sangat mencintai Adam. Berada dalam pelukan Adam, membuatnya begitu nyaman, sampai dia lupa kalau hanya istri siri dan simpanan.
Hot Chapters