Chemistry Chapter
Untuk pertama kalinya, wajah tenang dan berwibawa seorang Sadewa Adiraja runtuh total di depan umum.
Dewa mematung dengan rahang yang mengeras, isi kepalanya mendadak kosong. Gadis kasar yang menyiramnya di kafe, mahasiswi keras kepala yang baru sore tadi ia marahi habis-habisan di ruang dosen, kini duduk di hadapannya sebagai calon istri yang dipilih neneknya.