Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Jodoh Yang Dinanti

Jodoh Yang Dinanti

Pranata dan Nathan berucap salam setelah sampai di serambi rumah Kyai. "Waalaikumsalam, warahmatullah. Masyaallah, Bapak Pranata mangga ka lebet." Kyai Hasan segera berdiri, ia menyambut kedatangan sosok yang berpengaruh di sejagat negara ini. Begitu bahagia sebab mereka menyempatkan datang ke acara sederhana ini. Diantarnya Pranata duduk bersama Kyai dan Ulama besar lainnya. Adnan melambaikan tangan menyambut Nathan. Langsung saja keduanya saling berpelukan singkat. "Weihhh, apa kabar antum? Dateng juga ditunggin dari tadi."
2.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 93 kali sebagai cerita aliando dan prilly
Baca
+Pustaka
Phillip and Lillian : Dongeng-dongeng yang Belum Tamat

Phillip and Lillian : Dongeng-dongeng yang Belum Tamat

Tidak ada alasan bagi Phillip maupun Lillian untuk ikut senang, mereka akan mendapatkan ibu tiri. Keduanya tahu bagaimana ibu tiri, banyak dongeng yang menceritakan itu—Cinderella, Putri Salju, Si Gadis Korek Api—tidak ada satu pun ibu tiri dari ketiga dongeng itu yang memiliki sifat baik. Lillian meremas jemari sang kakak berharap perasaannya menjadi lebih tenang, tapi perasaan itu tak kunjung ia dapat, sebab Phillip sendiri sedang gelisah. Anak itu tidak menyangka sang ayah akan menikah lagi dan mengkhianati ibunya. Memikirkan apa yang akan terjadi nanti, Phillip tidak punya bayangan sama sekali.
104.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 89 kali sebagai cerita aliando dan prilly
Baca
+Pustaka
Noda Cinta Istri Kedua

Noda Cinta Istri Kedua

Wajahnya tampak pucat karena sebutir nasi belum mengisi perutnya. Karena dobrakkan semakin terdengar keras, akhirnya Aliya membuka pintu dan sahabatnya itu langsung masuk dengan tatap khawatir tercetak di wajah pucat sakitnya. “Aliya! Aku memintamu menikah agar kelak aku mati, Mas Arya ada yang menemani dan punya keturunan, tapi kenapa kalian malah bertengkar semalam!”
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai cerita aliando dan prilly
Baca
+Pustaka
Pria Tua Kesayangan

Pria Tua Kesayangan

Inikah janji Tuhan atas usaha doa dan perjuanganku selama ini? Usai mereka berangkulan, Sheily meminta padaku untuk mengikhlaskanku dan kembali kepada Maria. Aku yang masih menahan isak tangis mengangguk dan berucap lirih kata maaf dan terima kasih. Lalu Sheily juga melakukan hal yang sama pada Maria tanpa menanyakan ketersediaannya terlebih dahulu. Dan jawaban Maria adalah sama denganku. Ia menyetujuinya lalu mereka kembali berpelukan.
106.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 165 kali sebagai cerita aliando dan prilly
Baca
+Pustaka
Dilangkahi Adik

Dilangkahi Adik

Sampai di depan pintu kamar Lira, langkahku tertahan saat mendengar Lira kemungkinan tengah berbincang dengan seseorang melalui sambungan telepon. "Mbak Al, tenang aja. Mbak Indah udah mau nikah, kan sama Darren. Jadi kita aman, Mbak." Deg! Mataku membelalak lebar dengan jantung yang mendadak berpacu lebih cepat. Bukankah Lira menyebut nama Mbak Al barusan? Benarkah yang dimaksud itu … Alia? Teman baikku semasa SMA dulu? Jadi … dugaanku selama ini tak meleset? Alia … yang menjebakku?
1053.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai cerita aliando dan prilly
Baca
+Pustaka
Kisah Cinta Aliciya

Kisah Cinta Aliciya

Berharap Andi mau membantu semua tugas kuliah yang aku tinggalkan selama aku gak masuk. "Gue harus tau alasannya! Kenapa tiba-tiba lo mau ke Lombok." Aku membuang nafasku, Andi susah sekali diajak kerjasama. "Aliciya. Gue bertemu dengannya di Lombok." Akhirnya aku jujur pada Andi. "What!!? Aliciya? Bukannya dia sudah menikah dan punya anak. Kenapa ada di Lombok?" "Setahun yang lalu, ia menghilang. Gue yakin, perempuan yang gue temui di Lombok itu Aliciya."
103.8K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 98 kali sebagai cerita aliando dan prilly
Baca
+Pustaka
Gairah Cinta Om Duda

Gairah Cinta Om Duda

“Kita bahas lagi nanti, Er. Tolong lanjutkan pekerjaan lain dulu.” Ergita mengangguk kaku, lalu keluar tanpa sepatah kata. Begitu pintu menutup, Sarah langsung melipat kedua tangannya di dada. “Apa lagi, Sayang? Aku lagi kerja, loh. Bukannya kamu belanja?” tanya Andreas dengan nada tenang, mencoba menahan jengkel. “Kamu ngeri gak sih, Mas?” suara Sarah meninggi. “Aluna pergi jalan sama Kenzo. Kamu gak takut mereka punya hubungan lebih?”
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai cerita aliando dan prilly
Baca
+Pustaka
Pria yang Tiada Duanya

Pria yang Tiada Duanya

“Kalian pikir Joni, preman kampungan itu akan menyelamatkan kalian! Aku Riska Tanoewidjaja, putri dari konglomerat Tanoewidjaja!” Kedua pemuda itu segera terdiam dan mereka saling bertukar pandangan sebelum tertawa terbahak-bahak. Berandal yang ia tampar dengan kegirangan yang mengerikan menangkap tangannya dan menariknya kencang membuat ponsel yang telah berada di tangannya terlempar ke hadapan berandal lain. “Ho, ternyata gadis ini berusaha mencari bantuan. Itu sangat pintar," komen berandal lain yang segera menginjak-injak ponsel itu sampai hancur. "Namun kami bukanlah amatir.”
1.7K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai cerita aliando dan prilly
Baca
+Pustaka
Ketika Adik Tiri Menginginkan Priaku

Ketika Adik Tiri Menginginkan Priaku

tanya Aurelia dengan pandangan terkejut dan marah, saat melihat dua wanita asing berada di rumahnya, bahkan salah satu dari mereka dengan berani meminta pekerja untuk menurunkan foto mendiang ibunya. “Perkenalkan, ini Meriam, yang akan menjadi ibu sambungmu, dan itu saudaramu, Bianca.” Tunjuk Danu pada Bianca dan juga Meriam, memperkenalkan keluarga yang selama ini ia sembunyikan pada anaknya. Aurelia terperangah, mendengar perkataan ayahnya. “Apa?!” pekik Aurelia tidak percaya. “Ayah, memiliki keluarga lain selain aku dan ibu?”
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai cerita aliando dan prilly
Baca
+Pustaka
Panggil Aku Aisyah

Panggil Aku Aisyah

Kumulai tersenyum dan dengan perlahan kucoba untuk mendekati mereka. “Aisy.” Ucapku yang membuat mereka berdua langsung menoleh ke arah wajahku. Dengan rasa percaya diri, ku langsung menghampirinya. “Assalamualaikum Aisy, syukurlah jika kamu masih ingat sama aku.” Ucapku. “Ehemm, kamu siapa yaa, kok tiba-tiba datang dengan ucapan yang sangat aneh.” Gumamnya. “Aisy, kamu lupa yaa? Aku ini Aldi, sahabat kamu di saat kita sama-sama duduk di bangku SD, aku yakin kamu pasti ingat kan.” Terangku.
104.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 169 kali sebagai cerita aliando dan prilly
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status