Dosa Terlarang Bersama Pelatih
Terlihat jelas rahang papanya mengeras menahan emosi yang sudah ada di ubun-ubun.
“Kasih tahu Papa, jelaskan apa yang kamu lakukan semalam, Naya!” perintah papa Naya.
“Semalam? Aku cuma kuliah, terus nunggu latihan pun di perpustakaan. Habis itu latihannya agak lama, karena sudah mau turnamen lagi. Selesai latihan, istirahat sebentar, cari makan malam, terus ke tempat Sari sebentar. Perjalanan dari kampus ke tempat Sari memang lumayan jauh, jadi agak lama. Habis dari tempat Sari, aku pulang, Pa.” Naya mencoba menjelaskan pada papanya.
Bab Populer