Sadena
"Muka Dava tadi kenapa? Biru-biru gitu?"
"Lebam."
"Karena?"
"Berantem."
"Sama?"
"Nggak tau." Sadena menggidikan bahu. Malas membahas hal itu.
Selin manyun, ia mencubit pelan lengan Sadena. "Tanyain dong. Kamu kembarannya, harus care tau!"
"Itu urusan dia, gue nggak mau ikut campur," sahut Sadena, mengalihkan pembicaraan. "Udah sarapan belum?"
Bab Populer