Kepincut Janda Tetangga
tanya Juwi saat mereka tengah menikmati jalanan ibu kota yang selalu macet, apalagi ini malam minggu seperti ini.
"Jam sepuluh Wi, kamu mau ikut?" tanya Devit serius.
"Ga ah Pak, ntar kalau saya di sana Bapak jadi salah sebut nama pengantin wanita,
" ledek Juwi sambil tertawa, Devit juga ikut tertawa.
"Ciee ... yang besok malam mau belah duren, romannya girang banget," ledek Juwi sambil menusuk-nusuk lengan Devit dengan telunjuknya.