Anak Jenderal & Ajudan
"Selamat siang semuanya, saya IPTU Pasya Haitham Isyraf benar-benar memohon maaf atas apa yang sudah saya katakan tadi. Sebenarnya, kami memang ada tugas khusus malam itu. Tapi memang semua kesalahan saya, yang sudah gagal dalam melindungi anggota kami yang wanita. Saya sudah menerima konsekuensinya, dan saya dengan segala kerendahan hati meminta maaf pada semua orang yang merasa terluka karena pemberitaan yang sedang simpang siur saat ini."
"Ndan, apa benar anda dan polwan bernama Mentari Senja sedang berpacaran?" tanya seorang wartawan laki-laki.
"Tolong bantu doakan yang terbaik saja," jawabku ambigu.
Para wartawan langsung bersorak-sorai, mendengar jawabanku.
Bab Populer