Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
CINTA DIAMBANG KEMATIAN

CINTA DIAMBANG KEMATIAN

Citra, seorang psikiatri yang pernah ia temui di rumah sakit saat kebakaran tempo hari. "Kamu Citra?" tanya Rama, suaranya nyaris berbisik. "Benar, Rama. Senang akhirnya kamu mengingatku," jawab Citra di ujung telepon "Bagaimana kamu bisa tahu tentang wanita dalam foto itu? Dan darimana kamu tahu nomorku?" tanyanya lagi tidak sabaran.
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai cerita maciat
Baca
+Pustaka
Wanita Dambaan Sang Billionaire

Wanita Dambaan Sang Billionaire

“Syukurlah, tak sia-sia aku mempelajari resep ini, Aunty Lumia bilang kau paling suka Risotto” Selena tak tahu harus merespon seperti apa, perubahan pria itu terlalu mendadak "Emm.. Hiri belum pulang?" Selena bertanya, berusaha mengalihkan pembicaraan agar dirinya tidak terlalu terpancing emosi. Suaranya terdengar lebih ringan dari sebelumnya, meskipun hati kecilnya berdebar. "Dia tak pulang malam ini" jawab Matthias sambil melanjutkan memotong jamur untuk ia tumis dengan tangannya yang terampil.
1021.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 832 kali sebagai cerita maciat
Baca
+Pustaka
WARUNG TENGAH MALAM

WARUNG TENGAH MALAM

Dan berakhir dengan hilangnya Mamat yang terjebak di Gunung Sepuh secara tidak sengaja. “Akang, aku masih belum percaya kejadian yang tadi Kang,” Kata Mang Nandi sambil menyeruput kopi yang aku berikan. “Aku dan Mamat datang dengan tujuan berdagang ke Kampung Parigi. Namun karena suatu alasan, kita salah belok dan datang ke kampung ini. ”
9.8683.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25.3K kali sebagai cerita maciat
Tampilkan Ulasan (174)
Baca
+Pustaka
Astri Kurniasih
saya sudah tamat baca ini ya sama kutukan leluhur juga, buka pake koin berbayar Dannnn, setelah beberapa lama(berbulan2) saya mau nostalgia baca ulang, tau ga mas othor saya mesti buka lagi pake koin, semua kekunci lagi... plis atuh lah saya waktu itu buka koin pake uang bukan pake daun... KECEWA
pujangga manik
jangan lupa baca karya terbaru saya ya SEHARUSNYA KAU IKUT MATI ekslusif di Goodnovel baca juga karya saya yang lain WARUNG TENGAH MALAM (tamat) KUTUKAN LELUHUR (tamat) KAMPUNG HALIMUN (tamat) support terus ya, Terima kasih
Baca Semua Ulasan
Daniel Si Pengembara

Daniel Si Pengembara

lalu ia mengangkat gelas dan meminumnya. "Lalu apa yang membuatmu menuju ke kota kecil nan makmur kami disini?" tanya Penjaga pada Matty yang telah menyelesaikan tegukan pertamanya dan menjawab "aku adalah seorang pengembara, kemarin aku memulai perjalanan pertama ku bersama 2 orang temanku, kami memutuskan untuk berkemah di tengah hutan yang ada di depan sana, dan saat pagi hari tiba setelah aku membasuh muka bersama temanku yang satunya..." "lalu? apa yang terjadi?" tanya Penjaga karena Matty menghentikan lanjutan dari ceritanya untuk meminum tehnya lagi "lalu kami diam disana selama sekitar 2 jam dan merasa aneh karena Sie tak kunjung bangun dan menuju ke sungai tempat kami, dan kami berg
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 126 kali sebagai cerita maciat
Baca
+Pustaka
Mati Untuk Hidup

Mati Untuk Hidup

Sejak saat itu, aku terjebak dalam rutinitas rumah tangga selama delapan belas tahun. Sampai akhirnya, kematian yang benar-benar membebaskanku. Aku hanya bisa diam melihat Satria membawa selingkuhannya pulang ke rumah. Mertuaku dengan antusias menyiapkan banyak makanan untuk menyambut wanita yang sudah mengandung cucunya itu. Menurutnya, "Wanita yang nggak bisa punya anak, sama saja kayak kotoran nggak berguna!"
7.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 157 kali sebagai cerita maciat
Baca
+Pustaka
MATI RASA

MATI RASA

] Ucap Farhan marah dan terlihat raut wajahnya begitu jengkel. [Aku minta maaf sayang, aku kemarin lagi sibuk buat persiapan kontrak kerja sama aku! Kamu jangan berfikiran yang aneh-aneh. Aku enggak akan mungkin main serong di belakang kamu, karena aku udah berkomitmen sama kamu! Tolong dong kamu jangan gini! Aku tu sakit tau kamu giniin!]
107.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 194 kali sebagai cerita maciat
Baca
+Pustaka
Istri Rahasia Kepala Sekolah

Istri Rahasia Kepala Sekolah

“Cie,,,cie!!” Satria menggoda Erlangga dengan menyikut lengannya. Hanya Serena yang terlihat merana. Semua orang begitu memuji Malati dan segala kecerdasannya. Namun tidak dengan Serena. Ia tak terima Malati dihujani pujian oleh semua orang. Ia tak percaya Malati bisa mengerjakan tugas makalah yang cukup sukar itu sendirian apalagi tanpa data. It makes no sense! (Tak masuk akal)
1042.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 932 kali sebagai cerita maciat
Baca
+Pustaka
Mati Kembar

Mati Kembar

Aku berseru yang sudah duluan duduk di salah satu kursi di dekat sisi meja. “Oke, Mama ... Kami segera ke sana!” jawab mereka bertiga serempak bagai paduan suara yang siap beraksi saja. Tapi, aku senang melihatnya. Wow! Mereka sangat lahap makannya. Sesekali suamiku menyuapi Andin juga Andita. Tiba-tiba Andita berceletuk, “Nasi goreng buatan Mama memang selalu the best, deh,”
105.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 165 kali sebagai cerita maciat
Baca
+Pustaka
MADU Titipan

MADU Titipan

Tak lupa kutuang air dari teko ke dalam gelas. "An, hari ini tolong kau masak yang banyak, ya?" Mas Kamal berbicara dengan mulutnya yang penuh itu. Tempe mendoan yang hampir masuk ke dalam mulut pun, seketika mengerem mendadak. "Memangnya ada acara apa, Mas?" tanyaku dengan posisi tangan yang sibuk memegang cabai rawit dan tempe tepung incaranku. "Bukan acara sih. Gimana, ya ngomongnya? Mmm , jadi gini ... orang tua Mawar mau berkunjung katanya," jelas Mas Kamal.
8.77.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 244 kali sebagai cerita maciat
Baca
+Pustaka
Kisah Kita

Kisah Kita

Dia kembali membawa kabar gembira tentu nya, guru matematika tidak bisa hadir karena ada urusan mendadak dan harus pergi ke kota hari itu juga (senang nya bukan main, wkwkwkwk). Seperti biasa kami, aku dan teman-teman ku pergi keluar untuk membeli makanan lagi (padahal baru saja selesai makan sudah mau makan lagi). Dan kami pun mulai menggosip dan mereka terus saja menggodaku agar aku mau pdkt dengan Arkan, dengan beribu cara dan jurus telah mereka keluarkan agar aku mau mengikuti saran dari mereka, tapi aku masih saja tidak ingin pdkt dengan Arkan, bukan karena apa, tapi memang aku belum ada rasa pada nya, lebih tepat nya tidak ada rasa (begitulah kira-kira).
103.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 122 kali sebagai cerita maciat
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status