SELINGKUH DENGAN TETANGGA
***
Terang siang telah hilang, berganti dengan malam yang hitam tapi tetap cerah sebab di atas sana banyak bintang bertaburan, belum lagi rembulan yang terus bersinar seolah tak ingin sekedip pun cahayanya redup.
Dua manusia yang sudah beberapa jam menggelar pernikahan, tengah duduk di kamar yang tengah disediakan. Aroma bunga sedap malam yang menyeruak dari setiap penjuru, juga kelopak mawar merah berbentuk hati yang bertebaran di atas ranjang serta lilin aromaterapi menambah kesan harmonis bagi siapapun yang tengah menjelang malam pertama.
"Mau Maheera ambilkan air hangat, Kak?" Tawar perempuan bercadar masih setia berisi, enggan untuk sekedar mendaratkan bokongnya pada kursi.