KUTUKAN LELUHUR
pujangga manikcerita tentang aku dan keluargakucerita aku sudah besarcerita sedih tentang ibupengalaman hidupku
“Hayang anu amis-amis tinggal ngala lahang, hayang daging, loba sato anu bisa di dahar, hayang lalabeun loba tinggal ngala Cu. (Ingin yang manis tinggal ngambil air gula aren, ingin daging, banyak hewan yang bisa dimakan, ingin lalaban, banyak tinggal metik Cu. )”
“Meureun ku keluarga Nini, Nini teh geus di anggap paeh, tapi buktina nepi ayeuna Nini teh masih hirup Cu. (Mungkin di keluarga Nenek, Nenek sudah dianggap meninggal, tapi buktinya sampai sekarang Nenek masih hidup Cu. )”
Aku hanya menggeleng-gelengkan kepala ketika mendengar cerita dari nenek tersebut sambil berjalan di antara pepohonan yang menjulang tinggi di tengah hutan.
Hot Chapters