Tante, mau kan jadi Mamaku?
“Mulut lu ternyata lemes banget kayak admin lambe-lambean. Pakai sembarangan tuduh gue penculik anak, lagi. Heh! Gue ini tetangga lu, Bella. Gue tinggal samping rumah lo.”
Hah? Benarkah?
“Tapi, Bella nggak kenal kok sama Tante,” bantahku sambil menjauhkan tangannya dari hidungku.
“Ya terang aja lo nggak kenal gue. Lah, kerjaannya lu ngedekem mulu di kamar. Kayak ayam bertelur, lu!”
Eh? Kok, dia tahu?
“Nama Tante emang siapa?”
“Intan, Intan Mulia Mardani. Itu nama gue. Catet dan jangan sampe lupa!”