Nikah Paksa!
"Tapi aku masih tidak mengerti dengan perlakuanmu padanya… maksudku, sulit dipercaya kau tidak jatuh cinta dengan orang seperti Richard,"
"Sudahlah,"
Sasha menghela napas dan Harit melihat kearah lain. Aku mulai memikirkan beberapa hal sebelum ini.
"Kasian juga, padahal tadi pagi dia membuatkanku pancake,"
"Mm-hm, lalu?"
"Tidak kumakan,"
Sasha mendengus seolah dia sudah tahu jawabannya. Kemudian Harit bertanya beberapa hal soal dekor pernikahan pada Sasha sedangkan aku mulai melamun.