Istri Kilat Presdir Tampan
Kian mengembuskan napas kasar sampai kedua bahunya merosot, saat pandangannya tertuju pada Arthur, Kian lantas berucap, “File yang sudah aku revisi setengah hari, mendadak hilang dari komputer. Aku sudah mencari tapi tidak ketemu juga. Sepertinya aku memang lupa menyimpan file sebelum kutinggal makan siang.”
“Kamu sudah selesai merevisinya dan lupa simpan?” Arthur memastikan.
“Be,um selesai juga,” jawab Kian, “tapi tetap saja capek sekali mikirnya. Aku harus mencocokkan elemen dan warna dengan seksama biar tidak mati atau norak warnanya, tapi malah hilang begitu saja.”
Chapitres populaires