Suatu Senja di Tanah Senja
Aku berpegangan pada sisa-sisa kesadaran yang semakin rapuh, mengetahui naga kematian di bawahku menunggu siap merobek-robekku.
Aku memejamkan mata, mencoba mengatur kembali pernapasanku untuk menjernihkan pikiran. Jika aku ingin merobek kegelapan ini, aku harus tahu terlebih dahulu dari apa dia diciptakan. Kegelapan itu muncul saat terjadi pertikaian antara sesama cicak. Tetapi mengapa? Apa yang salah dari itu? Aku memejamkan mata lebih erat lagi untuk memfokuskan pikiran. Aku tahu cicak binatang terkutuk. Di masa lalu, saat Nabi Ibrahim dibakar hidup-hidup, semua binatang di muka bumi berusaha memadamkan apinya. Tetapi cicak justru meniup-niup api itu agar lebih besar membakar Nabi Ibrahim
الفصول الرائجة