SABDA CINTA
Sabda menggeleng tegas, membuat Cinta mengedikkan bahunya acuh.
"Oke, terserah kamu saja. Aku mau happy-happy dulu sama temanku, semoga betah ya," ucap Cinta, mata wanita itu mengerling nakal.
Wanita itu berbalik, mengacungkan jari tengahnya ke atas, membuat Sabda geleng-geleng kepala sembari mengusap dada.
'Ya Tuhan, inikah Cinta yang dulu aku kenal? Kenapa sangat berbeda,' batin Sabda.