Menikah Tapi Tak Serumah
"Kalau spek kamu laki-laki salih, kaya, penyayang, cerdas, perhatian, dan yang gantengnya jiddan jiddan, kenapa Wisnu Tamami kamu tolak perasaannya? Kurasa dia mencakup semua kualifikasi cowok idaman kamu. Paham agama? Iya. Kaya? Iya. Pinter, iya. Ganteng? Iya juga. Lalu kenapa, Fe?"
"Yah, gimana, ya." Feiza menjeda. "Kalau nggak tertarik, hati nggak bisa dipaksakan." Gadis itu menghela napas. "Juga perlu dicatat! Paham agama sama salih itu sesuatu yang berbeda. Berapa banyak orang paham agama tapi nggak ngamalin pemahamannya? Sama aja bohong."
Fahmi mengangguk.
Hot Chapters