Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pesona Calon Ayah Tiriku Yang Penuh Kuasa

Pesona Calon Ayah Tiriku Yang Penuh Kuasa

“Iya. Namanya Uncle Sam. Dia asli Indonesia, cuma sudah lama menjalankan bisnis di Nauru. Orangnya baik kok, ramah lagi. Kamu pasti betah kalau kerja sama dia.” Arumi hanya merespon kata-kata Andini dengan tersenyum simpul. Setelah itu, mereka pun segera melangkah masuk ke dalam kafe tersebut. *** Kafe itu bernama The Silent Hour. Auranya membawa jeda dan bisikan tentang kekayaan dalam setiap detailnya. Lantai marmer hitam mengkilap memantulkan cahaya kristal dari chandelier besar yang menggantung rendah. Sementara aroma karamel dan vanila dari kopi gourmet bercampur dengan wangi parfum mahal para kaum Borjuis.
1035.9K viewsOngoingAdded to Library 1.3K Times as coffee friends sub indo
Show Reviews (11)
Read
+Library
LV Edelweiss
Dear Pembaca, dikarena listrik dan jaringan di Aceh masih belum kondusif (pasca banjir dan longsor) mungkin aku nggak bisa update setiap hari. tapi aku bakalan usahain sebisanya untuk update. Semoga bisa dimaklumi...
Alan Nasution
critanya dri awal bgus , sampai timeskip mlh ngwur , demi mndpat ksih sayang ibu, rela gak rela , mnta suami sndiri nikah sma ibu angkat , kan kocak . suami gak mau tpi mohon2 , mkn tu ksih sayang ibu . pngin dpet ksih syang dan bles jsa gak hrus bhongin si pnolong dan ngorbanin suami juga kli.
Read All Reviews
BASTARD IN THE BUS

BASTARD IN THE BUS

Melihat itu, Didit tertawa. “Kebiasaan kamu seperti itu?” “Yep.” “Hmm, aku bisa terima.” “Terima kasih.” “Kamu suka cheese cakenya?” “Ya, aku suka.” “Baik, cheese cake itu kelak akan bisa kamu nikmati kapan saja di sini, gratis.” “Di sini? Three Times Coffee?” “Ya.” “Yang benar, Dit? Kamu kenal pemilik kafe ini?” “Tentu saja. Kamu pun juga kenal.”
103.1K viewsOngoingAdded to Library 65 Times as coffee friends sub indo
Read
+Library
Istri Kontrak Tuan Sultan

Istri Kontrak Tuan Sultan

“Dan aku rasa aku mau dengar semuanya sambil minum kopi.” Queen dan Kayla berjalan berdampingan menuju coffee shop di lantai dua. Aroma kopi yang kuat bercampur wangi pastry baru panggang menyambut begitu mereka masuk. Mereka memilih meja di dekat jendela besar, menghadap ke air mancur tengah mall. Pelayan datang, mencatat pesanan, satu cappuccino untuk Kayla, latte hangat untuk Queen, dan dua croissant mentega.
947 viewsOngoingAdded to Library 35 Times as coffee friends sub indo
Read
+Library
JERAT CINTA RENTENIR MUDA

JERAT CINTA RENTENIR MUDA

Siapa tahu di sana dia bisa menemukan petunjuk. Kafe yang mereka tuju adalah sebuah kedai berkonsep industrial dengan lampu gantung temaram. Aroma kopi arabika menyeruak dari balik meja. Beberapa pengunjung asyik mengobrol atau berkutat dengan laptop masing-masing. Bahtiar sudah memesan dua gelas cappuccino dan seporsi kentang goreng untuk teman ngobrol. Mereka duduk di pojok ruangan, agak jauh dari meja lainnya.
1.1K viewsCompletedAdded to Library 22 Times as coffee friends sub indo
Read
+Library
Terjerat Pesona Antagonis

Terjerat Pesona Antagonis

ajaknya. "Chic Brew?" tanya Sarah, menyebutkan cafe dekat kantor yang menjadi favoritnya kalau harus lembur dengan tumpukan berkas. "Ayolah, gue traktir," Daniel lebih dulu berdiri. "Asyik! Gue mau liquid cocaine, ya," Sarah berseru, menyebutkan salah satu menu kopi yang paling strong di cafe Chic Brew dengan harga yang lumayan. "Gue nggak tanggung kalau lama-lama lo kena asam lambung, ya," peringat Daniel.
103.8K viewsCompletedAdded to Library 113 Times as coffee friends sub indo
Read
+Library
Lelaki Impian Si Gadis Tak Sempurna

Lelaki Impian Si Gadis Tak Sempurna

Apa lagi ia didorong oleh lelaki sempurna sepertiku memasuki coffe shop ternama ini. Untuk meluluhkan hatinya, aku memesan dua cangkir Hojicha, yaitu latte mewah dengan flush pertama dari Kyoto, berukuran medium seharga 500 Yen. Dengan camilan burger kedelai yang luar biasa lezat.
10166.7K viewsCompletedAdded to Library 5.0K Times as coffee friends sub indo
Read
+Library
Madu Untuk Suamiku

Madu Untuk Suamiku

Sebuah perhatian kecil yang berhasil membuat hati Kiyada berbunga-bunga. Melewati jalan perkampungan yang sepi, Ustaz Subhan membawa Kiyada munuju cafe di sudut kota. Sebuah bangunan berlantai dua dengan nuansa klasik menyambut kehadiran mereka. Keduanya berjalan beriringan tanpa bergandeng tangan. Lantai dasar cafe ini digunakan sebagai area futsal, sementara tempat makan berada di lantai dua. Dengan vibes pemandangan pantai yang memanjakan mata saat malam hari.
1014.8K viewsCompletedAdded to Library 444 Times as coffee friends sub indo
Read
+Library
Cara Tukang Koran Menjadi Milyarder

Cara Tukang Koran Menjadi Milyarder

Chintya segera memasuki ruangan kerjanya dan mulai melakukan panggilan telepon setelah memperhatikan Cahyadi duduk di mini café private yang memang disediakan untuknya ketika ingin berbincang-bincang dengan para tamu atau temannya yang datang. Mini café private itu di desain menyatu dengan balkon yang ada di lantai 27 Menara C. Ini adalah tempat favoritnya ketika dia ingin menikmati segelas wine dan cerutu yang menjadi kegemarannya. “Permisi Mr. C, anda ingin memesan apa?” tanya seorang pelayan yang mengenakan kemeja putih dengan logo huruf C di dada kirinya. “Tolong buatkan saya Hot Coffee Latte saja,” pintanya.
102.5K viewsOngoingAdded to Library 83 Times as coffee friends sub indo
Read
+Library
Tuan Muda Jenius

Tuan Muda Jenius

“Hm, maaf Tuan, bagaimana kalau kopi. Aku punya kenalan pengusaha coffe shop dekat sini. Arabika dan robustanya terbaik di Rusia.” Melihat kondisi Stefan yang sepertinya akan hancur, Julya makin tidak tega. Namun, ada alasan lain, setelah tahu bahwa Stefan tidak lagi berhubungan dengan Anouskha, sepertinya ada sebagian dari hati Julya yang terbuka. Lima belas menit kemudian kopi mereka diantarkan. Julya terpana. “Baru kali ini aku melihat Tuan Stefan senyum gembira. Senyum yang lebih manis dari latte.”
9.938.7K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as coffee friends sub indo
Read
+Library
Ceraikan Aku, Mas!

Ceraikan Aku, Mas!

Tak ada Raka dan tempat itu pun tergolong cukup sepi saat siang hari. Belum sempat bertanya apapun kepada barista tentang coffee shop ini, pintu terbuka. Laki-laki 50 tahun, perut buncit, kalung emas, masuk sambil teriak, “Kopi gratis buat yang punya ruko!” Pak Suryadi. Pemilik ruko. Arif pun bergeser duduknya dan memasang wajah kagum. “Wah, Bapak hebat. Punya ruko di sini. Ini coffee shop bapak ya?"
2.2K viewsCompletedAdded to Library 84 Times as coffee friends sub indo
Read
+Library
PREV
1
...
34567
...
9
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status