Aku dan Keluargaku yang Selalu Dipandang Hina
" Aku tidak boleh begini terus menerus, semakin aku menghindar dan tidak masuk kuliah teman-teman akan mengira bahwa apa yang dituduhkan kepadaku semuanya adalah kebenaran, Ibu dan Ayah pasti akan curiga juga.
Aku harus semangat , aku tidak boleh menyerah.
Semoga dengan ujian ini membuat aku menjadi manusia yang lebih baik lagi.
Dalam kesendirian Sena hanya bisa menitikkan air mata dan Sena pun bermonolog sendiri.
Pada saat Sena bermonolog , tiba-tiba Ibunya menghampiri .
" Sena, kamu kelihatan seperti menangis nak, ada apa nak?
" Tidak ada apa-apa Bu, mata Sena aja yang bengkak ni Bu.. hehehe..
" Kamu sedang tidak menyembunyikan sesuatu dari Ibu kan nak?
" Tidak Bu, Ibu selalu do'a in Sena