Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sedalam Cinta Naura (Apakah Kamu Bahagia?)

Sedalam Cinta Naura (Apakah Kamu Bahagia?)

”Jangan pernah menganggap dirimu mampu melakukan banyak hal sendirian Adam, karena itu bisa menghancurkan dirimu sendiri,” Diandra kembali berujar, meski suara lembut itu cukup membuat kritikan pedas pada pendirian dan keteguhan Adam yang dia pegang selama ini. ”Apa yang kamu ucapkan memang benar Diandra, aku tersesat di persimpangan keegoisanku sendiri. Dan, saat aku sedih dan merasa sepi, aku akan mencoba menenangkan diriku sendiri dan itu yang akan terus aku lakukan untuk bertahan hidup.”
103.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 107 kali sebagai teks monolog tentang diri sendiri
Baca
+Pustaka
Yuk, Nikah!

Yuk, Nikah!

Masih tak percaya bahwa aku telah memacari anak ibu kost, berkali-kali kutampar pipi sendiri di kamar mandi, tapat menghadap cermin. “Aduh, sakit! Berarti bukan mimpi? Mati aku!” Bagai orang kurang waras, aku bermonolog sendiri. Demi apa pun, hingga saat sekarang semua seperti sebuah mimpi semata, tetapi lagi-lagi semua pikiran itu dipatahkan oleh kenyataan yang lumayan memberatkan pikiran.
1013.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 513 kali sebagai teks monolog tentang diri sendiri
Baca
+Pustaka
Hanya Dirimu

Hanya Dirimu

D sedikit malas bolak-balik lalu memutuskan langsung ke tempat siaran. Dengan langkah gontai dia naik tangga ke lantai dua, sesampainya di atas langsung menuju toilet. Tak berselang lama keluar sudah dengan wajah basah, setelahnya beranjak ke pantry. Sebenarnya tidak ada keinginan untuk membuat sesuatu, tapi hanya ingin duduk menyendiri. Sudah pasti kalau ia duduk di sofa panjang depan ruang siaran, yang ada nanti teman yang lain akan tahu kalau sedang sedih dengan masalah kisah cintanya karena apa? Karena malam ini ada salah satu teman sesama penyiar yang sudah tahu tentang hubungannya dengan Nayla.
105.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 196 kali sebagai teks monolog tentang diri sendiri
Baca
+Pustaka
DOSEN Itu, IBU ANAKKU

DOSEN Itu, IBU ANAKKU

“Aku gak boleh egois. Kamu… cuma punya aku. Jadi aku harus kuat. Aku bisa. Aku pasti bisa sendiri.” Monolog itu seperti mantra, ia ulang-ulang, meski hatinya masih goyah. Lebih baik sendiri. Lebih baik tanpa siapa pun. Aku gak butuh laki-laki itu. Aku gak butuh siapa pun. Air mata akhirnya jatuh juga, tapi ia buru-buru menghapusnya. 'Aku gak boleh rapuh. Aku gak boleh bikin kamu lemah cuma karena ibumu ini lemah.'
1.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai teks monolog tentang diri sendiri
Baca
+Pustaka
Jebakan Cinta sang CEO

Jebakan Cinta sang CEO

Kalau menjawab iya, maka dia akan tahu kalau sebenarnya aku membicarakan tentang diriku sendiri. Sudah menjadi rahasia umum di bawah langit dunia, jika ada seorang manusia yang bercerita ke orang lain dan dia memulai pembicaraan dengan kalimat ‘aku mau cerita, ini bukan tentang aku tapi temanku’ dapat dipastikan bahwa sebenarnya cerita yang dia bicarakan adalah tentang dirinya sendiri.
1028.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai teks monolog tentang diri sendiri
Baca
+Pustaka
Dosen Galakku, Suami Rahasiaku

Dosen Galakku, Suami Rahasiaku

📩Kayla: “Takut kenapa?” 📤Mataya: “Aku kan terbiasa ngapa-ngapain sendiri. Masak sendiri, beres-beres sendiri, belanja sendiri. Sekarang semuanya udah disiapin. Rasanya aneh.” 📩Jingga: “Adaptasi aja, Taya.” 📤Mataya: “Terus apartemennya juga mewah banget. Aku jadi gak enak.”
1063.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai teks monolog tentang diri sendiri
Baca
+Pustaka
Aira's

Aira's

Aira terus bermonolog bahkan sesekali tertawa kecil. Walau berandai setidaknya aku tak lagi terpuruk Walau nyatanya waktu masih menuntutku untuk tetap di fase yang sama; lara Biarkan aku sendiri dahulu di sini sebelum akhirnya; kencangnya angin menerjang ketenanganku
1014.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 326 kali sebagai teks monolog tentang diri sendiri
Baca
+Pustaka
The Real CEO

The Real CEO

“Ini pasti gara-gara aku terlalu manis.” Lex tersenyum dan hampir melepas tawa tapi ia tahan. “Aku baru tahu kalau kamu itu narsis.” “Aku bukan narsis, cuma lagi self love aja,” sanggah Elok lalu memalingkan wajah untuk melihat ujung kakinya. “Tahu sendiri, kan, percaya diriku agak sedikit turun kalau ingat Sandra, atau mereka-mereka yang jauh lebih muda dari aku.”
10107.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.7K kali sebagai teks monolog tentang diri sendiri
Tampilkan Ulasan (40)
Baca
+Pustaka
sevenseasof7
akhirnya selesai baca BIS(baca nya maju mundur tersendat2) mau lanjut baca ini... the real CEO... harap maklum ya KK beib.. aku tuh pendatang baru.... tp SDH lumayan banyak baca karya mu.. ketagihan soale
Ayu Ilma
oalaahh, ternyata disini toh asal usul cita ada. hasil selingkuhan harry sm sandra, duh kasian kmu cita... dr kmrn bingung karya prtamanya mba beb tuh yg mana, krna baca hasil muncul tiap baru buka gn. jd ngacak bngt yg trnyata nyambung² dr novel sblmnya
Baca Semua Ulasan
Tersandung Cinta Tuan Muda

Tersandung Cinta Tuan Muda

“Aku cuma mau bicara sebagai Adrian. Bukan pewaris keluarga. Bukan suami kontrak. Bukan orang kaya. Tapi sebagai pria yang masih belajar memperbaiki dirinya.” Dan saat malam itu tiba, aula kecil panti asuhan kembali dipenuhi anak-anak dan para relawan. Di tengah ruangan, Adrian berdiri di depan mikrofon. Naira duduk di deretan belakang, tak tahu pasti apa yang akan terjadi. Tapi saat Adrian mulai bicara, semuanya jadi sunyi. > “Hari ini aku berdiri di sini bukan sebagai siapa-siapa. Hanya seseorang yang pernah menyakiti, pernah gagal, dan sedang belajar menjadi lebih baik.”
1.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai teks monolog tentang diri sendiri
Baca
+Pustaka
Terperangkap Gairah Miliarder Posesif

Terperangkap Gairah Miliarder Posesif

tanya sang terapis pada sesi kedua mereka. Vyora ragu, memainkan ujung sweaternya. “Aku tidak tahu. Mungkin … aku merasa tidak pantas mendapatkan yang lebih baik. Atau mungkin aku hanya takut sendirian.” Terapis itu mengangguk. “Dan sekarang, bagaimana perasaanmu saat sendiri?” Vyora berpikir sejenak. “Sulit,” akunya. “Tapi juga … membebaskan. Untuk pertama kalinya, aku mulai merasa bisa mengenal diriku sendiri tanpa pengaruh orang lain.”
825 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai teks monolog tentang diri sendiri
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status