Tawanan Tuan Kama
“Tari... bangunlah.... bangun.... “ nafas Kila makin tersengal, bagaimana mungkin nasib malang menimpa kamu bertubi - tubi?
Kama mengambil ponselnya, menghubungi seseorang. Setelah telfon terhubung, terdengar suara Raga. Kama membicarakan sesuatu, dengan matanya yang terus mengawasi sekitar.
Kama Kira, tubuh Tari adalah umpan untuk para pelancong agar terjebak dan kemudian di rampok. Tapi Kama salah, mata tajamnya bisa melihat luka di lengan Tari dari kejahuan. Sebelumnya Kama berniat melewati tubuh yang terbaring di tengah jalan itu, tapi nalurinya berkata lain. Dan benar saja, Tari bukan umpan pancingan untuk para bandit, melainkan korban.
Benar - benar biadap! Melihat banyak luka perlawan
Bab Populer