Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Cliche

Cliche

"Apa sanksi yang akan diberikan kalau gagal?" Sudut bibir So Hyun-Jae terpantik, lalu menempelkan telunjuknya di pelipisku. "Bang!" Jantungku seakan melorot. Bayangan akibat kegagalan pun menyeruak. Siapa yang ingin mati? Siapa orang di dunia ini yang tak sayang nyawa? Tidak seorang pun! Nilai jutaan dollar tak sebanding dengan nyawa yang dipertaruhkan. Sekalipun seluruh uang di dunia dikumpulkan, tidak akan bisa membeli satu nyawa.
102.7K viewsOngoingAdded to Library 79 Times as cruelness
Read
+Library
Love

Love

Kalimat ambigu Brian membuat Cinta kesal. "Maksud Bapak paspor saya?" Brian menyentil kening Cinta gemas tapi yang Cinta rasakan adalah sakit. "Pak Brian ish...," Cinta benar-benar kesal. "Hahahhaha... maaf ya kakak ipar, kalau ada Mas Brian, Aku mana bisa berbuat seperti ini sama kamu." Brian menyengir tanpa rasa bersalah, sementara Cinta mendengus. "Pak masuk saja dulu, tidak enak dilihat tetangga."
1015.3K viewsCompletedAdded to Library 535 Times as cruelness
Read
+Library
Cruel Boy

Cruel Boy

Lambat laun, Rafan mulai mengabaikan keluarganya dan menjadi pribadi tertutup. Akibat tidak dianggap oleh keluarganya sendiri, Rafan mulai mengalami depresi ringan, selalu mencoba menenangkan dirinya dengan cara self injury. Rafan suka melukai tubuhnya, seperti mengores pisau ke setiap lengannya hingga banyak darah yang menetes. Awalnya memang menyakitkan, tetapi perlahan tidak. Bahkan bisa membuatnya tenang, saat depresi kembali dialaminya. Hal itu, membuatnya mulai menyukai darah. Rafan seperti memiliki sisi gelap atau mungkin mengerikan yaitu—psikopat.
9.725.2K viewsCompletedAdded to Library 807 Times as cruelness
Read
+Library
Contradiction

Contradiction

Begitulah yang Cecil pikir selama ini. Tapi, sebenarnya tidak begitu juga. Adrian menyadari bahwa sebenarnya, Cecil, bukanlah cewek yang lemah. Dari sudut manapun, Cecil adalah cewek yang pintar dan punya tenaga melebihi cewek pada umumnya. Namun, satu yang membuat Adrian, merasa selalu khawatir. Cecil itu sangat sangat sangat ceroboh. Cewek itu bisa menghancurkan satu bangunan karena ketidak sengajaan saking parahnya. Itu jugalah yang menyebabkan tidak banyak orang yang berani mendekati Cecil. Cewek itu sering dianggap pembawa sial dan perasaan Adrian, sedangtidak enak entah apa sebabnya.
103.9K viewsOngoingAdded to Library 147 Times as cruelness
Read
+Library
Revenge

Revenge

Claudia agak merinding mendengar suara Christine yang sangat kejam dan tanpa perasaan. "Aku tidak pernah memintamu untuk menyiksa Albert!' sahut Claudia tanpa berusaha naik ke lantai atas. "Aku ikhlas melakukannya untukmu, Claudia! Cepat ke sini sebelum terlambat! Kan tidak seru kalau Albert sampai tewas sebelum kamu menemuinya!" seru Chrustine lagi. "Hentikan perbuatanmu, Christine! Kamu memang iblis berwujud manusia!" seru Claudia penuh kemarahan.
106.3K viewsCompletedAdded to Library 165 Times as cruelness
Read
+Library
SELINGKUH

SELINGKUH

Ben meraup rambut di kepala Cameron dengan satu tangan, di entak-entakkannya pinggulnya dengan tempo cepat dan satu tangannya lagi sesekali meremas bokong Cameron, juga menamparnya dengan keras. Tubuh Cameron terguncang-guncang dengan hebat karena entakkan pinggul Ben yang tidak berirama. Cameron menyeringai senang seraya jemarinya membelai kewanitaannya yang berdenyut-denyut karena kenikmatan yang sudah sangat lama tidak diberikan oleh Joshua kepadanya.
1015.5K viewsCompletedAdded to Library 341 Times as cruelness
Read
+Library
Turbulensi Cinta

Turbulensi Cinta

sembari menggelengkan kepalanya. "Nyonya Angel hidup ada hukum sebab akibat. Itu hal yang membuat keseimbangan dalam alam. Anda dihantui oleh rasa bersalah dan selalu dikejar-kejar oleh orang yang anda aniaya. Mungkinkah anda dapat hidup dengan tenang? Aku tidak tahu penyebab kematian Delima, namun seperti juga yang dikatakan oleh Tuan Aksara, dia juga selalu dibayangi wajah Delima atas perbuatannya di masa lalu."
1.3K viewsOngoingAdded to Library 36 Times as cruelness
Read
+Library
Betrayal

Betrayal

Victor menyentuh kancing piyama Callis. “Victor, aku tidak bisa. Ini salah.” Callis mencoba menyingkirkan tangan Victor darinya. Callis memang mencintai Victor, tapi bukan berarti dirinya akan mengulangi kesalahannya lagi. Meskipun di budaya Victor, having sex adalah hal yang bisa, namun tidak bagi budaya Callis. Callis hanya ingin melakukannya jika Victor dan dirinya sudah sama-sama jujur dengan perasaan mereka. Bukan di saat keduanya dilingkupi emosi seperti ini. Bagi Callis, tidak ada yang namanya having sex, dirinya hanya mengenal making love dan tersebut sakral baginya.
106.3K viewsCompletedAdded to Library 144 Times as cruelness
Read
+Library
Sweet Chaos

Sweet Chaos

Sena membawa foto-foto itu pada Quin. “Adikku kecelakaan? Ini kecelakaan asli atau kecelakaan yang kamu rekayasa?” Quin masih saja diam. Bahkan saat Sena tidak bisa lagi menahan tangisnya, Quin masih diam. “Kamu jahat, Quin! Aku benci kamu! Aku benci kamu! Aku nyesel, kenapa aku justru mulai suka sama kamu! Aku nyesel! Harusnya aku tau, orang seperti kamu memang nggak akan bisa berubah!” jerit Sena sambil terus memukuli tubuh Quin. Tangisnya tak lagi menggelikan. Tangis Sena kali ini benar-benar tangis yang mampu menyakiti hati Quin, yang menyesal karena membuat Sena menangis.
104.7K viewsOngoingAdded to Library 117 Times as cruelness
Read
+Library
Sweet Revenge

Sweet Revenge

Sweet Revenge Part 5 "Aaaak." Stela berteriak kesakitan ketika rambutnya dijambak oleh seseorang. "Berani sekali kau menjatuhkan hukuman kepada anakku. Kau pikir dengan siapa kau berhadapaan hah!" "Aaaak." Stela semakin meringis kesakitan ketika rambutnya semakin kuat dijambak.
103.1K viewsOngoingAdded to Library 108 Times as cruelness
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status