Cinta itu Love
Dia duduk didekat Laras berada, hingga kaki Laras dia tumpangkan ke pahanya.
Laras kikuk. "Apaan sih, Bang." Gadis ini menurunkan kaki, hendak pergi ke sofa kosong, tetapi tangan Excel menarik tangannya, lalu memeluk erat Laras.
"Aduh, Bang." Laras meronta, berusaha melepaskan diri dari rengkuhan Excel.
"Aku cuma mau peluk, Ras."
"Ihh ... Nggak boleh, Bang. Kita bukan muhrim, ayo pulang, laki-laki dan perempuan berduaan yang ke tiga setan," ujar Laras, meronta berusaha lepas dari dekapan Excel.
Hot Chapters