Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dalam Diamku

Dalam Diamku

Bu Merry mencoba mengganti topik. "Biarkan saja lah Ma, dia kan sudah dewasa seharusnya dia sudah tahu apa yang harus dilakukan untuk menjaga dirinya" "Rajasa, kamu sebagai laki-laki seharusnya lebih bertanggung jawab terhadap istrimu" Papa Rajasa menimpali.
8.545.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai cukup diam dan memperhatikan
Baca
+Pustaka
Ditalak Karena Fitnah Ipar & Mertua

Ditalak Karena Fitnah Ipar & Mertua

Aku masih diam saja, mendengar dan memperhatikan. "Hati-hati jika bicara, Pak," geram Adit, merasa tersinggung. Di sisi lain, mungkin dia tidak suka jika aku pun turut direndahkan, apalagi memang kami tidak melakukan apa-apa yang melanggar norma asusila.
6.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 153 kali sebagai cukup diam dan memperhatikan
Baca
+Pustaka
Obsesi Terlarang

Obsesi Terlarang

Digerakkan melintang ke kiri sampai ke kanan. Andromeda diam membisu, dia tak bisa berkata-kata selain matanya memandangi monitor dengan banyak tanya. Sementara Kejora tak kalah gugupnya, jantungnya berdetak hebat dan tak berniat memelankan detaknya.
1053.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai cukup diam dan memperhatikan
Baca
+Pustaka
ALKEMIS TERAKHIR

ALKEMIS TERAKHIR

tanyanya tiba-tiba. Kyro dan Daren membeku, menunggu reaksi Zidan. Namun, Zidan hanya tersenyum tipis. “Aku hanya terbiasa memperhatikan detail. Itu saja.” “Perhatikan detail? Kau selalu tahu kapan harus bergerak, kapan harus berhenti. Itu bukan sekadar perhatian, Zidan. Itu insting seseorang yang terlatih.”
1010.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 305 kali sebagai cukup diam dan memperhatikan
Baca
+Pustaka
SUAMIKU TERNYATA BUKAN BERANDAL BIASA

SUAMIKU TERNYATA BUKAN BERANDAL BIASA

"Kamu tunggu di sini sebentar ya." Damay hanya mengangguk. Wanita itu memperhatikan sekitar, pemandangan yang cukup menenangkan dan menyejukkan saat ini. Ia memejamkan mata sejenak, seraya menghirup udara dalam-dalam berusaha melepas penat.
1072.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai cukup diam dan memperhatikan
Baca
+Pustaka
Risking the Betrayal

Risking the Betrayal

Ada yang mengawasi. ___________ Next bab selanjutnya. Stay tune & jangan lupa komen ceritanya🙌
101.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai cukup diam dan memperhatikan
Baca
+Pustaka
ART Kesayangan Tuan Rain

ART Kesayangan Tuan Rain

Ben berusaha mendengarkan dengan penuh perhatian dan memberikan perhatian yang tulus. Sari, yang memperhatikan dari jauh, melihat ini sebagai kesempatan untuk memanfaatkan situasi. Sari mengamati pertemuan tersebut dengan penuh minat, memikirkan cara untuk menggunakannya dalam rencana-rencana selanjutnya.
102.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai cukup diam dan memperhatikan
Baca
+Pustaka
PEREMPUAN MASA LALU

PEREMPUAN MASA LALU

Lebih baik diam, itu untuk menghindari kekhilafan. Banyak bicara pun akan merusak wibawa jika tidak pada tempatnya. Lebih baik menyimak dengan seksama agar bisa mempraktikan dengan harapan bisa mendapat gelar istri salihah. Diva sudah diam, tetapi tangannya meraih tissue dan cermin dari dalam tas.
1037.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai cukup diam dan memperhatikan
Baca
+Pustaka
ENAK, PAK DOSEN!

ENAK, PAK DOSEN!

Ia harus memantau semuanya agar sesuai rencana. "Syukurlah," sahut Damar, mencoba menyemangati diri sendiri yang benar-benar lelah. Kemudian, ia teringat sesuatu, "Lalu, bagaimana pengamatanmu terhadap Raline?"
9.9281.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.6K kali sebagai cukup diam dan memperhatikan
Tampilkan Ulasan (32)
Baca
+Pustaka
Zizizaq
Suka baca karya orang lain, selain seru buat belajar juga. Ini ceritanya bagus.🤍 baca juga karya Zizizaq 1. Nikah kontrak berbuah cinta 2. Antara mencintai dan melupakan 3. Wanita ketiga duda kaya
OTHOR CENTIL
Hallo, Kak. Maaf kalau ceritanya tidak sesuai ekspektasi Kakaknya, ya. Di bab awal itu sudah jelas, Diana butuh uang karena uang sakunya dibatasi. Soal password kartu ATM itu, Damar juga bilang kok kalau sandinya nanti dikasih tahu lewat pesan.
Baca Semua Ulasan
Musuhku Canduku

Musuhku Canduku

“Aku tahu kau peduli… tapi kadang perhatian yang terlalu dekat bisa menjadi masalah. Tunggu waktu yang tepat. Untuk sekarang, cukup mengamati saja diam-diam. Jangan sampai Zayn menyadari atau merasa terganggu.” Vania mengangguk pelan, rasa kesal dan frustrasinya masih ada, tapi kini bercampur dengan rasa tanggung jawab. Ia menoleh kembali ke jendela, matanya tetap pada Zayn, tapi kali ini dengan kontrol yang lebih besar. Ia tahu Ibunya benar untuk saat ini, cukup mengamati dari jauh, menahan diri, dan menunggu momen yang tepat.
10923 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai cukup diam dan memperhatikan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status