Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Luka di Ujung Senja

Luka di Ujung Senja

Menatap ke depan. “Aku juga belajar… kalau diam itu bukan berarti nggak peduli. Kadang diam itu justru cara paling jujur untuk tetap ada.” Ruangan tetap hening. Tapi bukan kosong. Lebih seperti penuh. “Aku nggak bisa nolong semua orang. Tapi aku masih bisa duduk di samping seseorang.” Kalimat itu menggantung beberapa detik. Rafa menutup kertasnya perlahan.
2.1K viewsOngoingAdded to Library 65 Times as cukup diam
Read
+Library
SELIR HATI

SELIR HATI

“Aku hanya ingin bicara.” Gita menelan ludah. “Tentang apa?” “Tentang kita.” Suasana hening. David berdiri beberapa langkah darinya, seolah masih menimbang jarak yang aman. “Aku sadar... aku terlalu sering diam. Aku kira diam bisa membuat semuanya tenang, ternyata justru membuatmu menjauh,” ucap David lirih. Gita menatapnya tanpa bicara. Air matanya nyaris jatuh, tapi ia tahan.
104.0K viewsCompletedAdded to Library 122 Times as cukup diam
Read
+Library
Tukang Pijat Tampan

Tukang Pijat Tampan

"Jadi tenang aja." Adit mengangguk. Dan kemudian ia diam. Bukan diam yang canggung, bukan diam yang menunggu percakapan berikutnya. Diam yang berbeda; diam dari seseorang yang pikirannya sedang berjalan jauh ke suatu tempat yang tidak bisa diikuti oleh siapa pun di sekitarnya. Vera tidak memaksanya bicara. Ia mengenal diam semacam itu.
10599.5K viewsCompletedAdded to Library 24.0K Times as cukup diam
Read
+Library
Cinta Dalam Diam

Cinta Dalam Diam

Sampai rumah adalah jalan satu-satunya untuk menenangkan diri. "Kenapa El?" tanya Nita. "Mama nelpon, keluarga Fahri ke rumah anter seserahan." "Apaaa! Gila emang El, gak disini, gak disana semua ditekan." "Itu makanya Nit, kok aku tegang dan gak nyaman, ya, benci dan cinta itu beda tipis." "Bener, lebih baik tenangin dirimu El. Insya Allah tidak terjadi apa-apa?"
1014.4K viewsCompletedAdded to Library 317 Times as cukup diam
Read
+Library
Seadanya

Seadanya

Mungkin karena belum jam makan siang jadi belum terlalu ramai Tanpa langkah ragu erika melangkahkan kaki memasuki cafe tiada gengsi atau malu yang menganggu pikirannya jika akan bertemu dengan orang yang akan mengenalinya. Erika menyemangati dirinya sendiri, "Okeh erika fighting, gue bisa semangat jangan sampai mengecewakan hari ini. Okay" Erika meletakkan tangannya didada. ..... "Permisi kak",
102.6K viewsOngoingAdded to Library 60 Times as cukup diam
Read
+Library
RESTU

RESTU

echan atas gue dan atasnya lagi jangan baku hantam dulu gue beli popcorn dulu @ca_cangtip cuma gue yang waras udah diem @go_dzilla UDAH JANGAN BERISIK ALOE lanjutkan nak @Al_oemah gk ush lnjutin aj klian @Yo_yos pantang diem sebelum pala dina di geprek @mi_istri.echan baku hantam oi jangan lama lamain @Al_oemah eh gw lpar @go_dzilla makan Lah @ca_cangtip yah emang harus makan zilla yakali dia kudu dangdut an @Dina_Dino
2.7K viewsOngoingAdded to Library 78 Times as cukup diam
Read
+Library
Menantuku Selalu Diam Di Kamar

Menantuku Selalu Diam Di Kamar

Aku hanya bisa terpaku dan melihat pemandangan tersebut sambil tersenyum lega. Tamat untuk season ini ya, kita lanjut ke season selanjutnya Sekian dulu ceritanya, silakan ambil baiknya buang buruknya dari cerita ini. Semoga bermanfaat untuk samuanya terima kasih. Assalamualaikum wr.wb.
1014.1K viewsCompletedAdded to Library 338 Times as cukup diam
Read
+Library
Beda Usia, Beda Usaha

Beda Usia, Beda Usaha

Saat ini, yang hanya bisa lakukan adalah bersabar, diam dan menunggu. “Okay…” Kata Dinda kemudian. + 'Oke' ini maksudnya apaan? + “Okay?” “Okay…” Dinda kemudian tersenyum dan mengangguk. “Kita pacaran.”
104.6K viewsCompletedAdded to Library 139 Times as cukup diam
Read
+Library
Suamiku Hanya Diam

Suamiku Hanya Diam

Ya Benar, hanya lorenzo saja yang menjadi bahu sandaran nya sejak dulu, memang dia sedari dulu tak pernah menceritakan hal apapun yang aku cerita kan dari masalah kecil atau pun masalah besar. “halo?? Raquel?? Kenapa kau diam saja? "tanya nya dengan nada khawatir. “ah? Ah iya aku tadi sedang melamun sebentar" ucap rani Sambil menggelengkan kepalanya pelan. “apa kau ingin bercerita sekarang atau nanti?? Atau kita bertemu saja?? " ucap lorenzo. “biar beban mu mengurang raquel" ucap nya.
1.0K viewsOngoingAdded to Library 33 Times as cukup diam
Read
+Library
Menantu yang Tak Diharapkan

Menantu yang Tak Diharapkan

gumamnya, tapi suaranya tidak terdengar yakin. Di kamarnya, Arga duduk di tepi ranjang, membuka buku catatan. Ia tidak menulis angka hari ini. Tidak juga rencana. Ia hanya menuliskan satu baris pendek: Diam bukan berarti kalah. Kadang itu cara bertahan paling aman. Ia menutup buku itu, menyimpannya di laci terdalam, lalu berbaring. Tatapannya lurus ke langit-langit, napasnya teratur.
1.5K viewsOngoingAdded to Library 41 Times as cukup diam
Read
+Library
PREV
1
...
45678
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status