Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Rahasia di Ranjang Malam Pertama

Rahasia di Ranjang Malam Pertama

Capek duluan. Garda tertawa kala itu. "Kesel, ya, dengernya?" "Kakak coba tempelin semangka yang ukuran besar di perut, cari yang beratnya kurang lebih sekitar tiga kiloan. Jangan dilepas selama tiga bulanan." Kembali Garda tertawa. "Oke." Daisha tidak serius, tetapi kalau Garda menyeriusi ... ya, bodoh amat.
1011.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 309 kali sebagai dagu bulat
Baca
+Pustaka
Tuan Miliarder Mengejar Cinta Istri

Tuan Miliarder Mengejar Cinta Istri

Iya, bentuk mangga dan kecil-kecil, tapi bukan mangga kan? "Ibu hamil dipermainkan, suami jahat! Aaaa …." Agatha mendorong dada bidang Nail lalu memilih berbaring di sofa, menghadap sandaran sembari terus menangis pilu. "Aku tidak mempermainkanmu, Tata. Ini mangga dan masih muda. Lihat, bentuknya seperti mangga dan warnanya hijau dan kecil. Artinya mangga muda bukan?" Nail meraih kaki Agatha, meletakkannya di atas pangkuannya kemudian memijat kaki istrinya secara lembut dan pelan.
10134.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.0K kali sebagai dagu bulat
Tampilkan Ulasan (23)
Baca
+Pustaka
Sheila Pulungan
memang tiba² buru² tamat yaa :') tp tetap bagus kog.. ^^ ditunggu novel baru ttg kisah Davin dan Sagara. Davin di Novel sebelah uda pernah dispill nikah dengan siapa. Nah Sagara beluuuum ada. Ditungguuuuu CaCi <3
CacaCici
Holla, MyRe. Sehat selalu untuk kita semua dan semangat!! Siapa nih yang nungguin up terbaru dari Pak Zein dan Bu Zahra? Absen dulu dong. Hihihi …. Kemarin pernah up 7 bab sehari kan. Nah, besok kita up tujuh bab lagi yuk. Dukung terus Novel kita ini dengan Cara beri gems dan review manis. Papai ….
Baca Semua Ulasan
Revenge

Revenge

jawab Gita yakin. “Tunggu. Bagaimana ciri-cirinya?” tanya Diara. Sepertinya dia sudah tertular virus detektif dari Glagah dan Laut. “Perempuan, kecil, mungkin hanya setinggi 150 cm. Wajahnya bulat, berambut pendek, suaranya tenang, senyumnya terlihat culas. Tunggu, dia memiliki mataku, ya, mata dari ibuku,” kata Gita baru menyadari hal itu. Mata bulat yang menjadi ciri khas Wita Arumdalu.
104.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 193 kali sebagai dagu bulat
Baca
+Pustaka
Ini Uangku, Mas!

Ini Uangku, Mas!

Bulbul memasang senyum manis. Sebenarnya Bulbul termasuk wanita kategori jauh dari cantik. Giginya mancung, untung giginya putih, kalau kuning mungkin Aga tak selera makan, termasuk aku. Kulit tidak putih, untung bedaknya putih dan bisa menutupi, belang sama kulit leher tak masalah, dari pada gelap seluruhnya yang menerangi hanya gigi. Betisnya hampir sama besar dengan pahaku, untung ia pakai sepatu hak tinggi, sedikit menutupi meski tak banyak. Dan untung ia punya uang banyak beli baju, tas dan sepatu mahal, jadi tidak malu-maluin amat. Rambutnya luruuuuus sekali, bahkan cicak pun jatuh di kepalanya langsung tergelincir.
1073.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai dagu bulat
Baca
+Pustaka
(Bukan) Istri Pilihan Sang Pewaris Lumpuh

(Bukan) Istri Pilihan Sang Pewaris Lumpuh

Kemudian mata Raya ter fokus "Horeee! Ini adalah kue buatan kami, Mommy." "Itu benal, ini buatan kami." Raya kembali fokus pada kue yang memiliki bentuk agak aneh. Apalagi di dalam kubangan vla dan susu itu ada benda bulat besar yang membuatnya semakin terlihat aneh. "Apa ini anak anak?" Gala menjawab dengan santai, "Itu Boba beranak." Boba yang tidak sesuai ekspektasi, entah kenapa mereka menjadi bersatu di dalam panci kemudian membentuk bulatan paling besar dan terus membesar.
9.1139.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.6K kali sebagai dagu bulat
Baca
+Pustaka
Sang Legenda Dewa Pedang

Sang Legenda Dewa Pedang

Daun-daun itu berwarna emas, seperti awan emas yang menggantung di langit dan memancarkan cahaya lembut. Di tengah pohon raksasa itu, tak terhitung sulur tebal seperti naga melilit dan membentuk bola raksasa yang memancarkan cahaya seperti matahari. Tiba-tiba sulur-sulur itu bergerak dan perlahan terbuka. Sebuah buah terlihat di dalamnya. Buah itu sebesar semangka. Bentuknya bulat, seolah diukir dari batu giok.
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai dagu bulat
Baca
+Pustaka
Misi Legenda Pedang

Misi Legenda Pedang

Boom! Lima orang masuk ke dalam game. Mereka membentuk tim dan tengah memasuki game Dagios. Bayu melompat ke arah para Dagios, mereka adalah monster badak yang mampu berdiri tegak dan memiliki armor yang menutupi tubuh mereka. Armor yang tebal. Mereka berjumlah cukup banyak, mereka berada di Dungeon tingkat enam yaitu Dungeon Dagios. [Kalahkan Lord Dagios, Dungeon Dagios akan diselesaikan]
9.929.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 710 kali sebagai dagu bulat
Baca
+Pustaka
Kaisar Dewa Gombal

Kaisar Dewa Gombal

Racun Kehancuran Seribu Dinasti terlalu pekat untuk Jarum Langit Satu Tusukan yang baru pertama kali dipakai dalam situasi darurat. Bagas menarik jarinya. Dewi Sekar berdiri di sebelahnya. "Bisa?" "Tidak cukup." "Pil Bulat Semesta." Bagas menatap Dewi Sekar. "Kamu yang bilang simpan untuk nanti," katanya. "Ini nanti," kata Dewi Sekar. Bagas merogoh kantong tak kasat mata di sisi Jalan Dewa, mengeluarkan Pil Bulat Semesta yang masih bercahaya redup antara biru dan putih dan warna yang tidak ada namanya.
558 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 11 kali sebagai dagu bulat
Baca
+Pustaka
Herrscher (Divina Futuri)

Herrscher (Divina Futuri)

Hawa yang bukan manusia dirasakan oleh Dagaz. “Beli apa, Dek?,” tanya seorang pria cukup tua yang muncul tiba – tiba berdiri di sampingnya. Dagaz tidak merasakan hawa manusia dari pria tua tersebut. Ia melihat barang yang dibawa oleh pria tua. Sebuah cendera mata dari logam yang seperti kuningan, namun belum mengalami karat. “Ah, tidak, Pak. Saya cuma ----“
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 71 kali sebagai dagu bulat
Baca
+Pustaka
Mas Duda (Indonesia)

Mas Duda (Indonesia)

Jederrrr. Bagaikan kesambar petir tubuh Wika menegang kaku jegang-jegang dengan wajah gosong, sayangnya wajah Wika tidak gosong melainkan merah padam kala ia harus menuruti permintaan mamanya. "Ini!" Bu Asti menyodorkan piring yang berisi potongan kecil-kecil kue bolu cokelat tersebut untuk di berikan ke tetangga baru.
9.7145.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.8K kali sebagai dagu bulat
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status