Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Sentuh Aku Lagi, Sayang!

Sentuh Aku Lagi, Sayang!

bisik Dara, mencondongkan kepalanya ke bahu Rendra. Gemericik angin di daun pinus dan kehangatan tubuh Rendra menjadi kontras yang menenangkan. “Tapi sepi,” jawab Rendra, hidungnya menempel di rambut Dara. “Sepi yang kita butuhkan. Hanya ada kita, dan langit yang mulai dipenuhi bintang.”
1036.6K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as dalam sepi utopia
Read
+Library
Janji Setia

Janji Setia

Mungkin karena mengurangi resiko kematian yang lebih banyak. “Tempat ini sepi seperti hidupku,” gumam Nuwa dalam kesendiriannya. Akhir-akhir ini ia memang merasakan sunyi teramat sangat. Naluri sebagai manusia biasa yang hidup membutuhkan pasangan mulai menyeruak.
106.2K viewsCompletedAdded to Library 204 Times as dalam sepi utopia
Read
+Library
Ketika Aku Menginginkan Ayah Sahabatku

Ketika Aku Menginginkan Ayah Sahabatku

Dan siluet pot tanaman hias di ambang jendela yang menantang langit gelap Jakarta. "Rasanya sangat sepi di sana?" tanyaku, memecah ritme ketikan keyboard-nya. "Sangat sepi." "Kamu benci kesepian itu?" "Dulu iya," aku Raina jujur. "Dulu, sepi berarti aku tidak berguna. Sepi berarti aku gagal mengamankan perimeter untuk Raka." Tarikan napasnya terdengar panjang dan lambat. Mengisi paru-parunya dengan udara yang sama sekali tidak dikontaminasi oleh kepanikan orang lain.
9.472.7K viewsCompletedAdded to Library 1.9K Times as dalam sepi utopia
Read
+Library
Ipar Pengusir Sepi

Ipar Pengusir Sepi

“Sudah-sudah, ayo masuk dulu! Aku sudah memastikan semuanya nyaman buat ibuk dan anak-anak di sini, ibuk sudah tinggal saja ndak usah repot-repot lagi dan juga kalau ibuk ada butuh apa-apa tinggal bilang saja ke mereka yo biar ibuk ndak perlu ngerjain apa-apa lagi!” Pandangan Surti terpaku pada Erik saat menjelaskan semua kenyamanan yang ia berikan, dalam benak wanita yang mulai senja itu seakan terputar kembali masa di mana saat ia tinggal bersama orang-orang yang menyebabkan luka batin bersarang di hatinya hingga saat ini sungguh berbanding terbalik, dulu ia seperti seonggok tubuh tak berguna yang dijadikan alat seperti seorang babu. Namun, sekarang semuanya seakan terjadi seperti sebuah s
101.2K viewsOngoingAdded to Library 45 Times as dalam sepi utopia
Read
+Library
KESEPIAN ABADI

KESEPIAN ABADI

/// Kutapaki lantai koridor yang masih kosong itu, lantainya masih tampak kotor, mungkin office boy belum sempat membersihkannya karena sibuk membantu kegiatan MOS. Langkahku yang pelan mendadak terhenti dipertigaan koridor menuju lorong kamar mandi siswi dipojok koridor sana. Padahal tinggal belok kiri sedikit kelasku sudah dekat, tetapi badanku seolah-olah sulit bergerak, memilih memperhatikan suasana lorong yang terlihat sunyi dan kumuh itu. Mataku sibuk memperhatikan tetapi pikiranku seperti kosong, sangat kosong sampai…
104.9K viewsOngoingAdded to Library 160 Times as dalam sepi utopia
Read
+Library
Di Ujung Perpisahan

Di Ujung Perpisahan

Indah melihat jam yang tertera di dinding. Pagi sampai siang tadi dia tak kesepian karena ada Arum yang menemaninya. Namun, menjelang malam.. Indah mulai bergelung sepi. Tak ada lagi wajah yang bisa dipandang atau diajak bicara. Dia lebih banyak duduk di tempat tidur sambil menonton televisi. "Dia bilang akan pulang malam ini, kan?" Gumam Indah berharap.
1051.5K viewsCompletedAdded to Library 1.6K Times as dalam sepi utopia
Read
+Library
Surga Semalam

Surga Semalam

Celine cukup terkesan dengan penataan dan kerapihan apartemen ini padahal apartemen ini hanya ditinggali seorang pria dan tidak ada sentuhan wanita di apartemen ini. Saat Celine sedang memperhatikan apartemennya Delon ini, Delon sedang memperhatikan Celine. Mata Delon selalu tertuju ke arah dua bukit kembar yang membusung di dada Celine. Bukit kembar yang selalu diperhatikan Delon setiap kali dia bersama Celine. "Apa yang ingin kamu katakan?" tanya Celine. Pertanyaan itu membuyarkan lamunan Delon akan bukit kembar indah menggoda yang ada di depannya.
1053.0K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as dalam sepi utopia
Read
+Library
Kesempatan Kedua untuk Cinta

Kesempatan Kedua untuk Cinta

tanya Rima sambil memperhatikan sekitar. Sepia langsung menghela napas berat. “Aku datang sendirian,” sahutnya. Rima membentuk huruf O dengan mulutnya sambil mengangguk-angguk. Pembahasan yang Sepia paling takutkan akhirnya terjadi. Ia paling malas membahas soal suami, keluarga dan atau sejenisnya karena jelas-jelas Sepia sudah kehilangan semua itu.
104.7K viewsOngoingAdded to Library 136 Times as dalam sepi utopia
Read
+Library
Selubung Memori

Selubung Memori

“Aku juga tidak tahu. Mungkin hanya berharap. Aku tidak mau tergabung dalam utopia siapa pun.” Mereka berdiri. Dan seolah sudah dalam kesepahaman yang sama, ketika pemuda itu bergerak, dokter itu juga ikut bergerak. Mereka menyusuri lorong batu. Situasinya sangat sepi, tetapi aku bisa merasakan ada keramaian yang berkumpul di sisi yang lain. Mereka hanya berada di sisi paling sepi.
1019.4K viewsOngoingAdded to Library 777 Times as dalam sepi utopia
Read
+Library
Playboy Kampus

Playboy Kampus

Tapi, mengapa Widya tak sanggup menolaknya? Semuanya terasa sepi. Hati Widya begitu sepi, sesepi hamparan pasir di atas gurun yang tengah menunggu tetesan air hujan. Widya adalah perempuan sepi yang sudah bertahun-tahun lamanya merindukan cinta dari seorang lelaki. Widya adalah sepi berkepanjangan yang tak pernah menikmati manisnya cinta. Widya adalah perempuan sepi yang selalu bertanya-tanya sehangat apa sebenarnya tubuh seorang lelaki?
109.5K viewsOngoingAdded to Library 295 Times as dalam sepi utopia
Read
+Library
PREV
1
...
456789
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status