Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Jagoan di Puncak Kejayaan

Jagoan di Puncak Kejayaan

Bahkan mungkin perang yang membawa malapetaka yang bisa menghancurkan seluruh planet! Seperti yang Javier sebut, membangun utopia itu seperti memiliki sekelompok orang bodoh yang bermain-main dengan orang gila. Jika orang gila itu menang, dia akan menjadi satu-satunya penguasa dunia. Jika dia kalah, seluruh dunia akan hilang. Satu-satunya hal yang benar untuk dilakukan terhadap seseorang seperti itu adalah menghapus mereka dari keberadaan sepenuhnya.
9499.5K viewsCompletedAdded to Library 15.0K Times as dalam sepi utopia
Read
+Library
Dalam Dekapan Waktu

Dalam Dekapan Waktu

Tak ada di dalam otakku untuk takut memakan coklat itu walau itu berasal dari hantu. Setelah menguyah coklat itu dengan lahap, aku baru memperhatikan sekitar yang tiba-tiba saja terasa hidup. Keadaan sepi di taman bermain itu sekarang menjadi penuh dengan orang-orang yang berlalu lalang. Aku juga baru sadar bahwa aku sekarang berdiri di tengah jalan dengan aspal hangat di bawah kakiku yang tanpa alas kaki, ku lepaskan saat bermain ayunan tadi.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 69 Times as dalam sepi utopia
Read
+Library
Diriku Seutuhnya

Diriku Seutuhnya

Semuanya tampak dirancang sempurna. Mereka berdua berada di atas balon udara di bawah sinar matahari senja, saling bergandengan tangan sambil menatap ke bawah. Felix terlihat bahagia dan bebas. Aku meninggalkan komentar, [Semoga kalian segera dikaruniai sepasang anak, langgeng dan bahagia selamanya.] Sepuluh menit kemudian, Felix meneleponku berkali-kali.
6.8K viewsCompletedAdded to Library 246 Times as dalam sepi utopia
Read
+Library
Dunia yang Sempurna

Dunia yang Sempurna

Dan mungkin, kota ini menyimpan lebih banyak kejutan daripada yang ia duga. Malam itu, setelah seharian berkeliling mencari pekerjaan, Rangga duduk termenung di depan kos Beno. Jalanan sudah mulai sepi, hanya suara kendaraan yang sesekali melintas. Ia menatap langit kota yang berbeda jauh dari langit di desanya. Di sini, bintang-bintang sulit terlihat, tertutup cahaya lampu yang tak pernah padam. Beno keluar membawa dua gelas kopi instan. "Lo kelihatan capek banget, Ga," katanya sambil menyerahkan satu gelas ke Rangga.
1.0K viewsOngoingAdded to Library 26 Times as dalam sepi utopia
Read
+Library
Sistem Aura (Infinity)

Sistem Aura (Infinity)

Atau malah menjadi infinity: Tiada berkesudahan dan tanpa batas. Kedamaian jelas menjadi perdebatan yang kontroversial. Di beberapa perkara, kedamaian justru dianggap kebodohan. Bukti implikasi terhadap penganut utopisme. Umat manusia yang terlahir dengan ilmu tersebutlah dilabeli pewaris Aura. Para pewaris Aura seketika dicap sebagai umat manusia paling pembawa petaka. Tetapi dengan demikian pula, merekalah yang mengatur sistem dan hukum-hukum tatanan dunia.
1020.6K viewsOngoingAdded to Library 616 Times as dalam sepi utopia
Show Reviews (6)
Read
+Library
Hamfa Merman
Kisah seorang anak yang dikucilkan menjadi seorang Pendekar hebat bergelar Kaisar hanya di novel berjudul PENDEKAR KAISAR RASKAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada. Silahkan dicek ya, he-he-he!
Radif
{Untuk sekarang, novel ini ada pula di: Karyakarsa (Dalam Karyakarsa cerita akan lebih eksplisit dan vulgar), Novellife, KBM, dan Goodnovel, (Kwikku) bila terdapat di platform lain, segera hubungi Penulis.}
Read All Reviews
Frekuensi Terlarang

Frekuensi Terlarang

0 Di dalam telinganya, suara ribuan orang mulai berbisik, menawarkan kedamaian abadi jika ia menyerahkan dirinya pada Gema. Lilia melihat gambaran tentang dunia yang indah, tanpa perang, tanpa rasa sakit, dan tanpa perpisahan—sebuah utopia yang dibangun di atas kuburan kemauan bebas. "Itu... bukan... kehidupan..." rintih Lilia, ia berlutut tepat di bawah Miri, menempelkan kepingan logam itu ke lantai platform.
471 viewsCompletedAdded to Library 9 Times as dalam sepi utopia
Read
+Library
Disia-siakan Suami, Diratukan Mantan Terindah

Disia-siakan Suami, Diratukan Mantan Terindah

Mencintai bertemankan sepi. Mungkin akan jadi hal yang sangat biasa dilalui. Sepanjang siang hingga malam yang kelam, bersahabatkan bulan nan bintang yang terhampar di angkasa. Sunyi, sepi, ilusi dan mimpi. Mana yang akan kekal menemani? Gita melihat sekeliling apartemen suaminya, sepi. Tak ada siapapun juga. Ia yakin, tadi masih mendengar suara suaminya. Namun, rupanya ia hanya sendiri.
101.5K viewsOngoingAdded to Library 34 Times as dalam sepi utopia
Read
+Library
Ketika Hidup Berbalik Arah

Ketika Hidup Berbalik Arah

Itu adalah tempat terpencil yang indah di mana kehidupan mendekati kesempurnaan, sebuah utopia. Ini adalah markas besar Sicut In Caelo. Zayn menarik napas dalam-dalam dan dia diliputi emosi. Kedatangannya tidak membawa perhatian yang tidak biasa. Faktanya, orang-orang yang berjalan melewatinya tidak terlalu memperhatikannya.
92.1M viewsCompletedAdded to Library 60.8K Times as dalam sepi utopia
Show Reviews (326)
Read
+Library
Tho Maz
Ceritanya lumayan bagus cuma sayangnya updatenya terlalu sedikit, hanya 5 bab dan jumlah halaman tiap bab sangat pendek. Sebagai pembaca aku merasa sangat kecewa tak terpuaskan. Selanjutnya sebagai saran sekaligus harapan pada penulis untuk menambah bab dan halaman dalam updatenya, minimal 10 bab.
darwin kayong
ceritanya gak lengkap banyak yang gak selesai terutama kakek zen yg misterius, lelaki bertopeng dan wanita misterius, kabar dari orang suci dan kabar apakah listiha ikut dunia perkumpulan atau dunia orang awam gak jelas semua...
Read All Reviews
Di Bawah Selimut Tetangga

Di Bawah Selimut Tetangga

Bayangan mimpi dan segala angan indah itu menambah hari buruk. “Fokus, Aruna,” katanya pada diri sendiri. “Ini masih pagi.” Telur itu gosong. Ia mematikan kompor dan bersandar di meja dapur, menutup mata sejenak. Ada rasa sepi yang mengendap, lebih berat dari biasanya. Baru beberapa hari, dan ia sudah merasa terkepung oleh kenangan dan kehadiran yang terlalu dekat untuk diabaikan dan terlalu jauh untuk diraih.
102.3K viewsOngoingAdded to Library 67 Times as dalam sepi utopia
Read
+Library
Menantu Terbuang Kini Hidup di Puncak Dunia

Menantu Terbuang Kini Hidup di Puncak Dunia

Ia selalu mengingatkan dengan cara yang tak pernah menggurui, “Tuhan tidak tidur, dan mata-Nya mengawasi.” Sita memberikan kunci mobil kepada Bumi. Mereka masuk ke dalam mobil. Sesaat setelah Bumi menyalakan mesin, ia berkata, “Mungkin jam dua belas kita sampai Bandung. Semoga tidak macet.” Sita tak menjawab, ia malah tertawa. “Aku ingat ucapan Teteh…” “Ucapan apa?” tanya Bumi. “Tidakkah Bumi terdengar seperti lelaki suci yang menakutkan?” kata Sita menyebutkan ucapan Mutia.
1011.7K viewsCompletedAdded to Library 407 Times as dalam sepi utopia
Read
+Library
PREV
1
...
456789
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status