Under His Darkness
“Kamu benar, ini berbahaya. Sangat berbahaya. Tapi kalau kamu pergi dariku, justru di situlah kamu akan benar-benar terancam. Sedangkan di sisiku, kamu akan selalu ada di lingkar teraman, meski dunia di luar ingin menghapus nama kita.”
Kata-kata itu membuat dada Nayla terasa sesak. Ada bagian dari dirinya yang ingin marah, ingin menolak, karena semua ini terlalu berat untuk ditanggung. Namun, entah bodoh atau naif, ada pula bagian lain yang tidak bisa menolak keteguhan tatapan mata Damian.
Nayla masih ingat betul bagaimana pria itu menyeretnya keluar dari gelombang bahaya semalam. Itu bukan sekadar janji kosong. Damian sudah membuktikan semuanya sendiri.
Hot Chapters