Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Remember When

Remember When

Tidak lama kemudian sosok Adam muncul menghampiri dengan celana boxer bermotif dan wajah yang kentara sekali jika laki-laki muda itu baru saja terbangun dari tidur lelapnya. “Yakin bisa menyetir dengan selamat kan, Dam?” tanya Dante pada Adam yang segera sibuk memasukkan koper milik Ambar ke dalam mobil. “Tenang, Mas. Aku nggak dalam kondisi mengantuk kok. Cuma belum sempat mandi saja.” Dante mengangguk sambil mengacak-acak pucuk kepala Adam disampingnya. “Ya sudah kalau begitu. Kabari kalau kalian sudah sampai rumah ya.”
1015.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 485 kali sebagai dante dmc 3
Baca
+Pustaka
Ternyata Suamiku Dua Orang

Ternyata Suamiku Dua Orang

Dengan cepat aku membuka kemeja hitam Dante dan melihat tanda lahir Dante yang bentuknya benar-benar sangat mirip dengan milik Daren. “Ada apa ini? Kenapa sangat mirip?” “Kamu Dante atau Daren?” tanyaku mengguncang tubuh Dante. Bukannya menjawab Dante justru meraih tubuhku dan mendekap tubuhku. Aku mencoba melepaskan diri namun tenaganya jauh lebih kuat dariku. “Aku Dante, Daren? Lupakan dia dan tetaplah seperti ini sebentar,” pintanya.
101.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai dante dmc 3
Baca
+Pustaka
Terikat Obsesi Sang Billionaire

Terikat Obsesi Sang Billionaire

Dante membuka laci mejanya, mengeluarkan dua perangkat komunikator kecil yang menyerupai anting-anting. "Pakai ini. Marcus akan menunggu di basement. Kita punya waktu tiga jam sebelum sistem keamanan melakukan reboot otomatis." Lexy mengambil anting itu. Ia menatap Dante, pria yang beberapa jam lalu menciumnya di depan altar dengan penuh gairah palsu. "Dante, jika kita tertangkap..." "Kita tidak akan tertangkap," potong Dante sambil memakai jas hitamnya kembali. "Di duniaku, tertangkap berarti mati. Dan aku belum berencana membiarkanmu menjadi janda kaya malam ini."
312 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8 kali sebagai dante dmc 3
Baca
+Pustaka
Dendam Sang Tumbal

Dendam Sang Tumbal

ejek Jenggala Manik. “Kau jangan keterlaluan. Apa kau kira aku tidak bisa membunuhmu sekarang? Jangan lupa kalau kau adalah abdiku!” ancam Darsima. “Coba saja kalau berani,” tantang Jenggala Manik. Darsima diam dan menarik napas panjang, sebelum menjawab kalimat tantangan dari mahluk yang pernah ditaklukannya tersebut.
102.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai dante dmc 3
Baca
+Pustaka
Lucian D'Ambrosio

Lucian D'Ambrosio

Mereka para tahanan tidak pernah dibenarkan kelaparan. Mata Martina ternampak puding kegemarannya. Dia berasa sangat teruja. "Kami juga bawa ubat penawar untuk kalian." Kata-kata itu membuatkan niat Martina tergendala. Tidak begitu faham, Martina melihat ke arah lelaki berpakaian pembantu berambut hitam yang sedang berdiri paling hampir dengannya. Lelaki berambut hitam- Dante sedang menegang satu botol kecil berisi pil. Semua orang, kecuali tawanan lama memandang botol itu dengan rasa hairan.
10609 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17 kali sebagai dante dmc 3
Baca
+Pustaka
Dendam Penguasa Langit

Dendam Penguasa Langit

Dia memiliki dendam pada Klan Song dan Bao Ye. Saat di tahap ketiga, Bao Ye menghancurkan dantian salah satu peserta dari Klan Lian. Hal itu membuat nama Bao Ye masuk dalam daftar orang yang diincar Su Chen pada turnamen ini. Sementara itu, Lian Minghao berada di kelompok dua bersama perwakilan Klan Yu, dua orang dari Klan Qing, satu orang dari gabungan klan dan kelompok kecil dan satu orang dari Klang Song.
107.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 225 kali sebagai dante dmc 3
Baca
+Pustaka
DENDAM IBU TIRI

DENDAM IBU TIRI

Karena kesal terlalu lama menunggu, seorang preman bayaran itu langsung mendorong tapi naasnya Della pun iku terdorong. "Heh! Kalian cepat dong tolongin saya!" pekiknya. Della dan Amaliya kini bergantung dengan hanya berpegangan di sebuah akar-akar. "Iya, Bos!" "Tolong. Tolooooong ...." teriak Amaliya. -------
5.58.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 312 kali sebagai dante dmc 3
Baca
+Pustaka
Api Dendam Brianna

Api Dendam Brianna

Mereka juga memberiku tatapan serupa. Damian adalah pria yang tampan, berbakat, mapan, baik hati, dan pantang menyerah. Oh, satu lagi. Dia pencium yang hebat. Aku percaya bahwa semua yang dia ucapkan akan dia tepati. Tetapi ini terlalu cepat. Kami baru bertemu selama beberapa hari, terlalu cepat untuk memutuskan menjalani hidup berdua sampai akhir nanti.
1012.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 505 kali sebagai dante dmc 3
Baca
+Pustaka
D E K A P

D E K A P

kata Vina yang tak mau kalah dan berdiri menghadap mereka bertiga. Pada Hari Minggu ku turut ayah ke kota Naik delman istimewa ku duduk di muka Ku duduk samping pak kusir yang sedang bekerja Mengendarai kuda supaya baik jalannya Tuk-tik-tak-tik-tuk tik-tak-tik-tuk tik-tak-tik-tuk Tuk-tik-tak-tik-tuk tik-tak suara s'patu kuda
107.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 263 kali sebagai dante dmc 3
Baca
+Pustaka
DENDAM AMARA

DENDAM AMARA

Ini sangat menyakitkan. Darah langsung mengalir menggenangi tubuhnya yang tergeletak. Nafasnya tersendat. Amara memuntahkan darah. Matanya menerawang kosong hanya beberapa detik sebelum dia kehilangan nafanya. “Ibu… jika aku diberikan kesempatan untuk hidup kembali, aku akan membalas mereka semua tanpa ampun. Maaf jika aku benar-benar gagal saat ini.” Air mata Amara mengalir kembali. nafasnya tersenggal-senggal. “Tuhan… aku mohon beri aku kesempatan untuk hidup kembali. aku janji tidak akan meminta apa-apa lagi selama hidupku.”
274 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7 kali sebagai dante dmc 3
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
345678
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status