Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
AKAN KUBALAS KECURANGAN SUAMIKU

AKAN KUBALAS KECURANGAN SUAMIKU

untungnya tadi aku tidak memanggil Mbak Jum, ucapku dalam hati dengan menempelkan tubuh di belakang pintu arah ke dapur. "Ha ha ha ... Bu Arin bertengkar dengan orang tuanya," terdengar suara Mbak Jum yang berjongkok di sela-sela kulkas dan meja yang ada di dapur. Kenapa Mbak Jum begitu bahagia, melihat aku bertengkar dengan Ayah dan Ibu? Rasa ingin mengupingku semakin kuat. Aku harus tahu dengan siapa Mbak Jum bicara. Semoga saja Arza tidak memanggilku.
31.9K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as dapur jum
Read
+Library
Membuat Suami dan Mertua Menyesal

Membuat Suami dan Mertua Menyesal

ucapku seraya mulai mengangkat piring-piring kotor ke atas wastafel. Aku mulai mencuci piring sementara, Dewa bagian mengelap piring yang sudah bersih sebelum disimpan ke dalam rak piring. "Aduh, Non, Aden biar Bibi saja yang ngerjainnya!" tiba-tiba Bi Jum datang dan berucap dengan nada khawatir. "Gak apa-apa, Bi. Bibi istirahat aja," balasku sambil tersenyum. Namun, tetap saja wajah Bi Jum menggambarkan kekhawatiran.
1033.3K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as dapur jum
Read
+Library
Ketika Mantan Kekasih Suamiku Kembali

Ketika Mantan Kekasih Suamiku Kembali

Tidak ada orang di dalam rumah itu, bahkan diwaktu sepagi ini. "Eh Non Rina," sapa Mbok Jum yang baru saja keluar dari dapur. Ia berjalan dengan tergesa menuju hadapan Nisrina. "Mama mana, Mbok? Kok sepi rumahnya?" tanya Nisrina langsung. Ia tak mau membuang waktu. "Eemm ... Anu, Ibu ... Lagi ... Emmm," ucap Mbok Jum tertatih. Raut cemas tersirat di wajahnya yang sudah tak lagi mulus.
1035.0K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as dapur jum
Read
+Library
Kakak Ipar yang Meresahkan

Kakak Ipar yang Meresahkan

gumamnya berjalan keluar dari kamarnya saat mencium aroma masakan. Dapur apartemen itu dipenuhi aroma lezat dari mentega yang meleleh, bacon yang dipanggang sempurna, dan telur orak-arik yang baru saja matang. Zephyr berdiri di depan kompor dengan celemek sederhana melilit pinggangnya. Pemandangan yang tak biasa bagi seorang pria yang biasanya tampil rapi dan dingin di kantor.
1.6K viewsCompletedAdded to Library 61 Times as dapur jum
Read
+Library
Kacamata Penakluk Wanita

Kacamata Penakluk Wanita

Marmer putih dengan urat abu-abu lembut mendominasi meja dapur, dipadukan dengan peralatan memasak berbahan stainless steel yang masih berkilauan. "Taruh belanjaannya di sana. Aku lapar, Jeng. Masak apa saja yang enak." Ajeng meletakkan kantong plastiknya dengan gerakan kaku. Ia memutari meja dapur, menyentuh dispenser otomatis dan kompor tanam dengan ujung jarinya, seolah sedang menyentuh barang pecah belah yang sangat mahal. "Dapur ini... lebih besar dari kontrakan saya, Mas."
4.6K viewsCompletedAdded to Library 159 Times as dapur jum
Read
+Library
Perempuan Bermahar Lima Miliar

Perempuan Bermahar Lima Miliar

Ruangan yang ada pun menyatu dengan dapur dan hanya ada dua ruangan lain yang ditutupi kain berwarna hitam, terjurai dari atas hingga menyentuh permukaan lantai berbahan bilah bambu. Hamizan dan Arumi melihat-lihat dengan saksama keadaan di dalam sana. Mata pasangan suami-istri tersebut lekat memandang pada satu ruangan yang letaknya agak menjorok, dekat dapur. Tampak gelap dari singkapan celah kain yang terbuka. “Kalian tentu haus, ‘kan? Perjalanan ke sini memang lumayan jauh,” kata Mbah Wening seraya bergegas ke dapur. Mengambil sebuah kendi berbahan tanah liat dari atas tungku hitam.
95.5K viewsCompletedAdded to Library 169 Times as dapur jum
Read
+Library
Pelabuhan Terakhir

Pelabuhan Terakhir

Karena usia kami boleh dikatakan sebaya makanya kami cepat sekali akrab. Kata Ipeh, dapur ndalem dan dapur khusus santri terpisah. Dapur santri khusus digunakan oleh para santri. Di sini modelnya ada jadwal masak tiap kamar. Kamar mana yang dapat jatah piket masak, maka tugas penghuni kamar yang berjumlah sepuluh orang itu untuk menyiapkan makanan selama satu hari ini. Sedangkan dapur ndalem dikhususkan untuk keluarga kyai.
9.9125.0K viewsCompletedAdded to Library 3.1K Times as dapur jum
Read
+Library
Tuan Dingin & Nyonya Luka

Tuan Dingin & Nyonya Luka

“Kamu tidak perlu menyindir aku sudah salat atau belum.” “Bu… bukan begitu maksud saya—” “Sudah! Beginilah kalau menantu datang dari kampung. Tak tahu sopan santun.” Wanita itu meninggalkan dapur tanpa menoleh, meninggalkan Jifanya dengan luka yang kembali menganga. Jifanya menarik napas panjang, berusaha menenangkan diri. Ia menatap Bi Jum, yang hanya mengangguk perlahan—seakan meminta Jifanya bersabar sedikit lagi. Tapi sampai kapan?
1.5K viewsCompletedAdded to Library 34 Times as dapur jum
Read
+Library
Seumur Hidup Terlalu Lama

Seumur Hidup Terlalu Lama

Uma keluar dari dapur setelah melepas celemek, sarung tangan dan maskernya. “Kami juga di sini, Bu.” Mbok Jum dan Tini ikut berdiri di samping Uma. “Heh, ngapain kalian semua siang-siang di sini?” Bu Mirna yang berdiri di ambang pintu memandang ketiganya dengan wajah penuh curiga. “Dapur ini juga berbau aneh. Apa yang sebenarnya kalian lakukan?” Bu Mirna yang curiga menerobos dapur.
1021.8K viewsCompletedAdded to Library 522 Times as dapur jum
Read
+Library
Menjadi Wanita Terhormat Setelah Dikhianati

Menjadi Wanita Terhormat Setelah Dikhianati

sahut Zein seraya berdiri. "Benarkah? Aku jadi ingin melihatnya." "Ayo ke dapur!" ajak Zein dengan semangat merangkul Vannia masuk ke dalam rumah itu. Dapur di sana hanya berlantai tanah. Vannia memilih duduk di kursi kayu sambil memperhatikan bagaimana Zein berusaha menghidupkan tungku api itu. Pria itu tampak kesusahan menyalakan api, hingga akhirnya ia mampu menyalakan api tersebut. Vannia tersenyum melihat betapa gigihnya Zein hanya untuk memasak air untuknya.
1.6K viewsCompletedAdded to Library 56 Times as dapur jum
Read
+Library
PREV
1234568
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status