Sentuh Aku Lagi, Adik Ipar
“Mungkin dalam minggu-minggu ini aku akan sibuk banget, jadi harus berangkat pagi dan pulang malam. Jadi mumpung sekarang ada waktu, kita habisin aja dengan bersenang-senang. Gimana?”
Kayla tertawa pelan. Ia tahu, bersenang-senang versi Kaivan adalah menghabiskan bahan bakar mobilnya dengan berkendara sesuka hati, mencari tempat makan yang seru, dan bertukar cerita hingga larut malam.
Kayla ingat, ia belum melupakannya sejak masa-masa kuliah dulu.
Perempuan itu mengangguk. “Ayo lah. Siapa takut?”