Filtres
Updating status
AllOngoingCompleted
Trier par
AllPopulairesRecommandationsNotesMis à jour
Please Let Me

Please Let Me

“Ayah, Ibu, bisakah mengantarkanku ke sekolah lamaku sekarang?” “Avery, ini masih pagi. Ayah dan ibu juga banyak rapat penting hari ini. Kau bisa gunakan uang di ATM-mu untuk pergi kesana, jika ada urusan mendadak,” sahut ibunya. Avery pun langsung melakukan reservasi dan akan berangkat ke bandara sekarang. Sebelum meninggalkan orang tuanya, ia izin terlebih dahulu untuk membolos sekolah hari ini. Ada hal yang lebih penting yang harus ia lakukan bersama sahabat lamanya.
4.0K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 142 fois en tant que dear future me
Read
+Librairie
Tak Lagi Buta, Masa Depanmu yang Hancur

Tak Lagi Buta, Masa Depanmu yang Hancur

Namun, di dalam duniaku sudah tidak ada tempat untuk Aldo. Aku menginjak pedal gas, suara deru mesin mobil terdengar sangat mantap. Matahari terbenam membuat bayanganku tampak sangat panjang, aku menyetir sendirian menuju masa depan keemasan yang hanya menjadi milikku seorang diri. Semuanya benar-benar sudah berakhir.
2.7K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 97 fois en tant que dear future me
Read
+Librairie
DATE ME PLEASE!

DATE ME PLEASE!

"tapi bagaimana jika dari semua ini membuat majalah kita turun untuk kedepannya?" Maddie tersenyum, "maka kita harus belajar lagi lebih banyak, dan dari yang aku lihat, kau adalah orang yang cepat belajar. jadi ayo bangkit, edisi berikutnya akan jadi kesempatan baru." ucapan itu terdengar seperti pelukan hangat ditengah musim dingin, aku mengangguk pelan mencoba mengusir perasaan bersalah yang hinggap didadaku.
825 VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 20 fois en tant que dear future me
Read
+Librairie
Atlantis: Para Keturunan Terakhir

Atlantis: Para Keturunan Terakhir

Hanya baju putih tanpa apa pun. "T–tapi ... di mana kita?" ***** "The future is not something we can see, so we have to prepare for it."
103.1K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 103 fois en tant que dear future me
Read
+Librairie
Hear Me

Hear Me

LO UDAH TIGA MINGGU NGILANG GA PERNAH KASIH KABAR SEBENARNYA LO KEMANA SIH? HEH!!! ASLI NIH GUE MARAH UDAH GUE GA BAKAL DM LO LAGI GABAKAL ANJIR SEBULAN LOH JI JIJIIII BENERAN MARAH NIH GUE! JIIII KEMANA SIHHHH? GUE KANGEN LO!! Rinji terkekeh seraya geleng-geleng kepala saat membaca direct message dari Dildar. Kalau Rinji jadi Dildar pun, dia pasti marah jika di tinggal tanpa kabar begini oleh sohib terdekat.
3.1K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 113 fois en tant que dear future me
Read
+Librairie
Killer from the future

Killer from the future

"Apa kau ingin dibunuh oleh mereka? Jika ingin hidup, maka cepat buka pakaianmu!" Karena Reon terus memaksa, Viara akhirnya menampar pria itu dengan cukup keras. "Kau ini ...!" geram Reon kesal sambil memegang pipinya yang memerah. "Apa kau mengira aku tertarik melihat tubuhmu itu? Ingatlah, aku berasal dari masa depan. Di masaku itu, kau mungkin sudah menjadi nenek-nenek." "Itu di masa depan, tapi saat ini tentu berbeda!" sahut Viara sambil tetap memeluk erat tubuhnya sendiri.
102.6K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 95 fois en tant que dear future me
Read
+Librairie
From The Past

From The Past

Kai menatap jam dinding lalu tersenyum kecut ketika mengetahui jarum jam masih menunjuk pukul satu dini hari. "Moa, aku capek hidup seperti ini terus. Sampai kapan rasa bersalah terus mengikutiku? Aku tahu semua yang terjadi dulu adalah salah, aku menyesal. Moa, sungguh aku sangat merindukanmu, aku ingin bertemu denganmu dan meminta maaf atas semua yang kulakukan padamu dulu. Andai kutukan yang dibuat ibumu bisa kucabut, andai kutukan itu bisa kulepas dengan mudahnya. Aku yakin, mungkin di kehidupan sekarang, kita akan bertemu dan bersatu kembali." Kai mengusap kasar wajahnya, berlanjut menjambak pelan rambutnya yang berantakan setelah bangun tidur.
102.7K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 80 fois en tant que dear future me
Read
+Librairie
ANTARA AKU KAMU DAN RAHASIA ITU

ANTARA AKU KAMU DAN RAHASIA ITU

Bukan karena sedih—tapi karena aku akhirnya merasa pulang. ** Saat berjalan kembali ke stasiun, ponselku kembali menyala. Kali ini satu pesan dari Damar: > “Nada, aku tahu waktunya belum tepat. Tapi aku ingin bicara. Bukan sebagai masa lalu. Tapi sebagai seseorang yang masih ingin tahu: apakah kita punya masa depan?” Aku tak membalas. Belum. Tapi untuk pertama kalinya… aku tidak takut menjawab.
10940 VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 34 fois en tant que dear future me
Read
+Librairie
Berpisah Untuk Bersatu

Berpisah Untuk Bersatu

"Nggak ada yang ketinggalan, kan?" "Nggak, Ma!" kompak, mereka menjawab. Aku mengangguk, tersenyum lebar. Selebar sayap-sayap kehidupan yang mengembang, siap terkepak. Good bye, my pasti! Hello, assalamu'alakum, my future. It's me, Payung Teduh!
1014.0K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 502 fois en tant que dear future me
Read
+Librairie
Pak Presdir, Istrimu sedang Bersama Tuan Mantan!

Pak Presdir, Istrimu sedang Bersama Tuan Mantan!

Max segera mengirimkan pesan balasan. Max: [Aku memang tidak punya pintu kemana saja. Tapi aku bisa membawamu ke tempat-tempat yang kamu inginkan. Aku memang tidak punya mesin waktu. Tapi aku adalah masa lalumu, aku juga bisa menjadi masa depanmu.] Max menoleh, mengamati reaksi Mia saat membaca pesannya. Kening wanita itu mengerut, seperti sedang berpikir. Max kemudian menambahkan penjelasan dalam sebaris pesan.
9.516.8K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 520 fois en tant que dear future me
Afficher les avis (15)
Read
+Librairie
Indy Shinta
Halo, teman-teman. Selamat datang di novel terbaruku. Novel ini kubuat dalam rangka lomba menulis, dengan tema: "Haruskah Aku Menjadi yang Kedua." Tinggalkan jejak komentarmu ya... Yuk, dukung novel ini dg kasih vote :) Thx. Happy reading...
Indah Suwarni
aku kira sama Presdir lagi tapi balikan ke mantan ,kok aku kecewa ya......,padahal si Presdir red flag,aku berharap si anak cewek bukan anaknya Nathan .aku maraton baca ini. bagus kok alur nya.emosinya dapet.
Lire tous les avis
Dernier
1234567
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status