Di Balik Hujan
kata seorang pria paruh baya, memotong pembicaraanku pada gadis itu.
“Ma-maaf, Om … mengapa Ibu saya ingin di kubur, ya? ‘Kan, Ibu saya bukan tanaman?” tanyaku pada pria paruh baya itu.
“Eh, ini Massika, ya?” tanya balik pria itu.
“Iya, Om … Aku, Massika, kenapa?”
Pria paruh baya itu tidak menjawab pertanyaanku. Dia malah tersenyum, sambil mengelus-elus rambutku. Lalu, Alya menghampiriku.
Hot Chapters