Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Angin di Antara Kita

Angin di Antara Kita

Satu kata yang tak pernah cukup. Nayla menatap punggungnya menjauh, seperti dulu. Seperti malam itu, ketika angin membawa pergi segalanya. Dan kini, sekali lagi, angin jadi saksi perpisahan yang mereka tidak pernah inginkan. Malamnya, Nayla menulis di buku catatannya. Tangannya bergetar, matanya sembab. “Kalau cinta ini hanya akan jadi angin… semoga ia tetap singgah di antara kita. Walau cuma sebentar. Walau hanya lewat. Aku akan tetap menunggu, sampai kapanpun.”
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai dengarlah nyanyian angin
Baca
+Pustaka
Penakluk Sihir Iblis

Penakluk Sihir Iblis

Fēng Dié Zhī Yuē - Janji Angin dan Kupu-Kupu Malam sunyi Bulan purnama bersinar Di langit sungai ungu gelap Gemericik air terjun Desau angin malam Membawa kelopak bunga wisteria Aroma harumnya merayu angin dan kupu-kupu Suara merdu seruling di kejauhan Denting senar guqin yang kesepian Angin yang bebas menemani Kupu-kupu terbang menari Di atas sungai ungu gelap Hingga bulan tak lagi berkilau Musik itu mengalir seperti percakapan tanpa kata di antara mereka. Kehidupan yang telah berubah, pilihan yang sulit, tetapi juga harapan kecil yang masih tersisa. Sebuah janji yang tak terucap namun dipahami oleh kedua hati yang pernah terluka.
103.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 120 kali sebagai dengarlah nyanyian angin
Baca
+Pustaka
Bukan Istri Bayaran

Bukan Istri Bayaran

Tidak ada pergerakan pada kakinya tapi nafasnya tak beraturan. Aku meraih jemarinya. "Aku bisa nyanyi lhoo Mas, denger ya..." "🎶 Kau begitu indah... terangi malam-malam sepi ku.." "🎶 Jangan pernah kau tenggelam sampai ku membuka mata hatiku..." 🌹🌹🌹
1061.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai dengarlah nyanyian angin
Baca
+Pustaka
TEROR SINDEN GHAIB

TEROR SINDEN GHAIB

“Kalau ada yang kau lihat atau dengar, dengarkan. Tapi jangan mengikuti.” Suasana pendopo berubah. Udara terasa lebih berat, seolah menekan dada mereka. Dari sudut ruangan, terdengar suara lirih nyanyian pelan, sendu, melengking halus seperti suara sinden yang bernyanyi tanpa gamelan.
923 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai dengarlah nyanyian angin
Baca
+Pustaka
Kaisar Dewa Gombal

Kaisar Dewa Gombal

Suara yang sangat samar, seperti dengkuran, dari arah yang sama. Bagas mendekati bangunan kecil itu. Mengetuk pintunya tiga kali. Dengkurannya berhenti. Hening sebentar. "Tidak ada orang!" suara dari dalam terdengar serak, setengah mengantuk, dan sama sekali tidak meyakinkan. "Saya bisa mendengar suara Bapak." "Itu angin." "Angin tidak bicara." "Angin di sini bicara. Ini kaki Gunung Merapi. Anginnya istimewa."
587 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 13 kali sebagai dengarlah nyanyian angin
Baca
+Pustaka
Warisan Kultivasi: Pengendali Awan

Warisan Kultivasi: Pengendali Awan

"Rasakan angin. Jangan melawan. Jangan kendalikan. Hanya rasakan." Cakra menutup mata dan segera ia merasakan perbedaan dari meditasi biasa. Angin ini... hidup. Setiap hembusan membawa informasi tentang suhu, tekanan udara, kelembaban, bahkan emosi langit itu sendiri. "Angin adalah napas langit," suara Dewi Laut bergema meski ia berdiri jauh. "Awan adalah tubuh langit. Petir adalah jantung langit. Hujan adalah air mata langit. Dan kau, Pengendali Awan, harus memahami semua aspek ini."
10674 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai dengarlah nyanyian angin
Baca
+Pustaka
Jangan Seperti Pelangi

Jangan Seperti Pelangi

Lagu Andai Aku Besar Nanti - Sherina mengalun lembut dari seruling bambunya, seruling yang Dani buat sendiri berdasarkan cara pembuatan di Youtube. Semua memandang Dani tanpa berkedip, iramanya begitu syahdu dan lembut. Tidak ada tarikan napas kasar atau hembusan napas, terarah dan sangat jernih terdengar suara. Ada satu titik air mata terjatuh ke pipinya. Violet dan teman-temannya bersiap akan mengajak Dani kembali ke ruang persiapan, tapi Dani mengusap pipinya dan bersiap mengeluarkan kata-kata,
103.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai dengarlah nyanyian angin
Baca
+Pustaka
Rindu Yang Terpendam

Rindu Yang Terpendam

Tanya Ria emosi "Santai Ria sayang, jangan marah-marah nanti cepat tua hahaha." Ucap seseorang lelaki dari seberang telepon sambil tertawa. Mendengar suara itu, membuat Ria semakin panik. Suara itu bukan milik Angga. Lalu jika bukan dia, siapa orang itu ? Kenapa dia bisa tahu tentang foto itu. Ria pun segera menurunkan nada bicara untuk mengetahui apa yang sebenarnya orang itu inginkan darinya.
106.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 197 kali sebagai dengarlah nyanyian angin
Baca
+Pustaka
7 Sumpah

7 Sumpah

Pertemuan Para Lelaki - 7 Sumpah - Senandung malam yang berbunyi Terdengar suara angin yang bernyanyi Mengisi hati teriak sepi Pada sebuah kisah cinta ini Aku hanya bisa menangis Mengingat wajahmu mendengar suaramu Rasakan cinta yang pernah kau berikan dulu Eren -- Senandung malam
9.96.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 143 kali sebagai dengarlah nyanyian angin
Baca
+Pustaka
Di Balik Bayangan Makassar: Petualangan Aaron & ILHAM

Di Balik Bayangan Makassar: Petualangan Aaron & ILHAM

Pepohonan bergoyang lembut, sungai beriak, bahkan langit mengeluarkan bunyi seperti dawai harpa yang dipetik. Ilham menatap lembah. “Dengar... dunia bernyanyi.” Aaron menutup matanya, dan memang, ada lagu lembut di udara. Tak memiliki bahasa, tapi maknanya jelas: terima kasih telah memberi kami arah.
102.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai dengarlah nyanyian angin
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status