Perjanjian Gaib Untuk Kekayaan
“Berdiri di tempatmu. Jangan mundur setapak pun.”
Bayangan melebar, melingkari kami bertiga. Boneka kain berdiri di tepi atap, menatap ke jalan, seolah mengundang sesuatu naik dari bawah. Dan “sesuatu” itu naik: bukan orang, bukan arwah, tapi angin yang membawa banyak suara—gumam, tawa kecil, tangis bayi, dan di antaranya: panggilan. “Rakha…”
ตอนยอดนิยม