PEMBALASAN DEWA MAUT
Tubuhnya yang tampak rapuh kini memancarkan Cahaya Seribu Petir, aura yang membelah keindahan lembah menjadi energi murni.
“Aku tahu kau datang untuk kekuatan, Dipasena,” ujar Ki Dewangga, nadanya penuh kesabaran. “Tetapi aku tidak akan memberimu pertarungan fisik sebelum kau melewati ujian cermin.”
Dewa Maut, dengan Pisau Pembawa Maut terhunus, hanya mencibir.
“Aku tidak punya waktu untuk permainan pikiran, orang tua! Aku telah mengalahkan Siluman dan Petir Seribu. Ilusi tidak akan mempengaruhiku!”
인기 회차