Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dewa Kuno Bangun Di Kota

Dewa Kuno Bangun Di Kota

Zhen Zhi berteriak lantang, menantang dewa petir yang mengirimkan bencana surgawi padanya. Kata-kata Zhen Zhi menyulut amarah langit. Di alam Immortal yang diselimuti kabut, Dewa Petir membuka matanya. Kilatan keemasan yang keluar dari matanya menyibak kabut, menerangi kuil megah tempatnya bersemayam. Kata-kata Zhen Zhi, menyulut amarahnya, "Manusia, kau begitu lancang!" suaranya menggelegar seperti guntur jauh, kemudian sebuah tombak petir berwarna ungu pekat mulai terbentuk. Dengan kehendaknya, melemparkannya menembus batas alam dan ruang, melesat menuju Zhen Zhi yang berada di alam fana.
61.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai dewa petir
Baca
+Pustaka
Dewi Ambigu

Dewi Ambigu

PART_5 BABAT ALAS “Apa ini? Jangan bercanda Wagu, dia itu hanya anak-anak, lagi pula seorang perempuan, bisa apa dia?” “Tentu saja bisa nangis.” “Siapa dia?” “Dewi Ambigu, cucu Kakek Wasis!” “Iya, dia satu-satunya peserta perempuan!” “Jangan-jangan hanya cari mati dia!” “Benar menyusul kakeknya secepatnya!”
105.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 180 kali sebagai dewa petir
Baca
+Pustaka
Petaka Mendua

Petaka Mendua

Bab110 "Tenang," seru Dewi, yang sadar, dari tadi majikannya tidak tenang. "Apaan sih." Tania kesal. Ia pun mengetikkan sebuah pesan singkat, dan mengirimnya kepada Raka, yang tengah sibuk meeting. "Aku menyesal, telah ada di saat keluarga kamu butuh. Sedangkan kamu, ah sudahlah. Kadang, kebaikan tidak harus dibalas dengan hal yang sama."
10100.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.8K kali sebagai dewa petir
Baca
+Pustaka
Soul System

Soul System

"Energi yang sangat kuat!" "Itu adalah Binatang Buas dengan elemen petir! Sangat jarang Binatang Buas memiliki Elemen Petir! Apalagi itu adalah Petir Merah! Salah satu jenis Petir Terkuat bahkan di Alam Para Dewa!" Wigen tampak bersemangat. "Mari kita lihat apa yang ada di dalam telur itu!" Kai berjalan mendekat sambil melindungi kedua matanya dengan telapak tangannya di dahi.
9.4145.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.8K kali sebagai dewa petir
Baca
+Pustaka
Dewi Tabib Langit

Dewi Tabib Langit

gumam Chang Hui cukup takjub saat melihat senjata Dewa itu untuk pertama kalinya. Namun tiba-tiba saja sebuah serangan melesat dan membuat pedang Dewa Semesta terhempas jauh dari tangan Ye Zixi. Pedang Itu kini terjatuh tepat di pinggiran Tebing Kematian legendaris yang menghubungkan dengan penjara keabadian milik klan Dunia Bawah. Yaitu sebuah penjara yang sangat menakutkan dan dipenuhi dengan siluman tingkat tinggi. Dan siapapun yang memasuki penjara keabadian Dunia Bawah, maka hanya akan memiliki kemungkinan yang sangat kecil untuk bisa kembali dengan selamat.
1040.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 935 kali sebagai dewa petir
Tampilkan Ulasan (55)
Baca
+Pustaka
Rinz
novel keren nih petualang dokter cantik yang terdampar di masa lalu karena dan menjadi milik seorang penimpin perompak yang posesif padanya karena cinta yg tumbuh tanpa dia sadari woooww seru banget ......... Semangat ya kak ......
White Lotus
wahh sangat menarik. akhirnya Kapten Zhou Nansong yang kaya es batu, kejam, ga berperasaan mulai bucin dan caper. Zixi malah ga peka. coba deh ngomong jujur aja Kapten, daripada salah paham mulu.........
Baca Semua Ulasan
DIALAH SANG DEWA PERANG

DIALAH SANG DEWA PERANG

tanya Jack. “Iya. Anda sedang berada di Asia saat itu.” Lion mengangguk membenarkan. “Lalu, apa yang terjadi? Kenapa saat aku dipanggil ke sana, hanya tinggal kalian berlima?” tanya Jack heran. “Karena dalam tugas terakhir banyak jatuh korban!” Akhirnya Phoenix menjawab. “Entah di mana kesalahannya, operasi kami bocor. Dan kami disergap. Aku berhasil membawa mereka berlima keluar dari neraka itu. Dan sebagai bentuk tanggung jawab, aku dipecat. Dikurung selama dua tahun, lalu kembali ke kampung dan membantu ornag tuaku mengembangkan peternakan mereka,” jawab Phoenix.
10131.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.7K kali sebagai dewa petir
Baca
+Pustaka
Pendekar Dekrit Dewa

Pendekar Dekrit Dewa

Dengan roda yang terus berputar di belakang punggungnya, Avatar tersebut seolah memberi perasaan menekan. Tangan Avatar besar itu bergerak menengadah. Semua ruas jarinya tegak lurus ke atas. Barulah sejurus kemudian sebuah gulungan yang berisi Dekrit Dewa tercipta dan terbuka luas. Menampilkan tulisan kuno dalam ragam warna: biru, hijau, merah, jingga, dan putih. "Itulah wujud Afinitas Leluhurmu, Dekrit Dewa," ungkap Minghao.
1012.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 316 kali sebagai dewa petir
Baca
+Pustaka
Pengantin Dewa

Pengantin Dewa

“Karena bagian kecil dari diriku masih ingin tahu.” Wirya mendekat, menatap Melati begitu dalam. “Kalau aku bunuh Yama... apa kau akan memelukku seperti dulu?” Melati terbelalak. “Wirya, dia itu Dewa. Dewa Wirya. Bagaimana bis-” Wirya menarik wajahnya menjauh. Sembari menahan emosi ia menjawab, “Aku tahu.” Ada rasa putus asa di sana.
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai dewa petir
Baca
+Pustaka
Kaisar Badai Petir Zera

Kaisar Badai Petir Zera

Dan memasang kuda-kuda penyerangan keduanya. "Terkaman Harimau Petir," sambil mengayunkan pedangnya keluarlah harimau biru dari ayunannya. Lalu ditambah dengan, "Tebasan kilat langit," Zera pun menebas kepala iblis itu dengan secepat kilat setelah ia tidak bisa bergerak karena serangan pertama yang dia lancarkan. Dan, akhirnya iblis itu pun tumbang. Tempest yang hanya melihat sedari tadi pun tercengang karena kemampuan yang dimiliki muridnya. Seketika itu juga, Tempest pun melihat aura Dewa Kematian dari diri Zera.
101.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai dewa petir
Baca
+Pustaka
Dewa Iblis Gerbang Neraka

Dewa Iblis Gerbang Neraka

Petir ungu menyambar dari ujung senjata itu, melesat turun seperti hujan kematian, menghantam tanah dengan ledakan yang mengguncang bumi. Kui Long merasakan aliran listrik yang menyengat di kulitnya, tetapi ia tetap teguh. Dengan satu gerakan cepat, ia mengayunkan Pusaka Dewa Petir. Aura biru menyala dari bilah senjata itu, membentuk perisai energi yang berputar liar mengelilinginya. Hujan petir menabrak perisai itu, menimbulkan letupan beruntun yang menggema ke seluruh dataran, menyilaukan langit malam dengan kilatan api biru dan ungu.
1012.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 279 kali sebagai dewa petir
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status