Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
DENDAM

DENDAM

Dendam Part2 "Sudah, cukup! Jangan menambah sakit hati Mamah, tidak seharusnya kamu bersikap seperti ini di depan jenazah Alena." Mamah berkata dengan tangan yang menunjuk-nunjuk ke arahku, serta mata melotot, yang seakan mau keluar dari tempatnya. Aku menatap nanar wajah Mamahku, wanita yang melahirkan aku itu begitu marah kepadaku, pancaran matanya menyorotkan kebencian dan kekecewaan.
1024.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 590 kali sebagai dhadkan 2
Baca
+Pustaka
Dendam Sang Tumbal

Dendam Sang Tumbal

tutur Panji. Bayangan Hilda menghilang. Panji jongkok dan tangis pun pecah. Lelaki itu mengakupkan kedua tangan di wajahnya sambil tersedu. Dadanya sesak mengingat kejadian menyakitkan, saat kekasih hati di bunuh tepat di hadapannya. Sepuluh menit menangis, lelaki itu kini berdiri tegak, tangannya mengepal, wajahnya yang sembab itu tampak kilatan dendam di matanya.
102.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai dhadkan 2
Baca
+Pustaka
Dendam Dan Cinta

Dendam Dan Cinta

Setiap informasi tentang apa saja yang akan Rhatore akan lakukan akan dapat dengan mudah dia ketahui. “Rencana baru lagi, dasar iblis tidak akan aku biarkan kau berhasil karena aku akan mengagalkan semuanya dan akan menghancurkanmu.” Senyum lebar langusng tergambar pria itu yang ternya dia adalah Leo. “Setalah kau menghancurkan kehidupan adikku sekarang kau ingin menghancurkan keluarga ku juga, maka aku tidak akan tinggal diam dan lihat saja aku pasti akan berhasil menghancurkanmu hingga kau sendiri yang akan memohon untuk mati!” Ucap Leo begitu marah.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai dhadkan 2
Baca
+Pustaka
DENDAM HATI YANG TERLUKA

DENDAM HATI YANG TERLUKA

Tali yang mengikat Sada dan Ambar pun kini sudah terlepas “akan Anda apa kan lelaki ini tuan” ucap Drake saat Sada dan Ambar berjalan keluar dari ruangan itu. “bunuh saja dia dan jadikan tubuhnya sebagai makanan untuk hewan buas” sahut Sada lalu meninggalkan ruangan itu. Ketika peristiwa itu berlangsung terlihat dua orang berlari menjauh dari rumah itu dan pergi menuju ke sebuah hutan yang tak jauh dari rumah itu.
107.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 293 kali sebagai dhadkan 2
Baca
+Pustaka
ADHARA

ADHARA

jawab Dirga santai "Ouh gitu yah," "Oh my good Liss liat deh-" Farah menutup mulutnya kaget lalu memperlihatkan sebuah foto yang baru saja Farah liat dilaman i*******m miliknya. Foto seorang perempuan bertopeng dengan dress ketat diatas lutut dimana yang menjadi fokus keduanya adalah pin yang dipakai didada perempuan tersebut, pin kampus universitas Abdi Jaya
2.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai dhadkan 2
Baca
+Pustaka
Dendam dan Rahasia Tuan Muda

Dendam dan Rahasia Tuan Muda

Zzzzzztttttt! “Daff…. Arggghhh!” jerit Adhira melengking ke ujung langit. Rasa panas dan perih berbaur menggerogoti tubuhnya yang nyaris tak berjiwa itu. Dia sudah seperti hewan jagal yang siap disembelih sekarang. Sementara sang predator itu berdiri di sana menikmati kebuasan yang tak terdefinisi. Dia mengerang dan menggeliat dalam ketidakberdayaan.
1011.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 428 kali sebagai dhadkan 2
Baca
+Pustaka
DILEMA DUA HATI

DILEMA DUA HATI

Lagi pula rencana untuk mengungkapkan kejahatan Asad juga nantinya untuk mereka semua. Mata pemuda berdarah India itu terus mencari di mana Barza. Lalu ia dengar sebuah tawa yang begitu familiar dan tak akan pernah ia lupakan. Tawa itu sangat sama persis dengan suara yang membuangnya di padang pasir dulu. Fahmi pun melangkah, belok ke gang sebelah kiri dan melihat Barza duduk-duduk sembari tertawa dengan teman-temannya. Menariknya lagi minuman apa yang ada di tangan mereka?
1010.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 294 kali sebagai dhadkan 2
Baca
+Pustaka
Dendam Penguasa Langit

Dendam Penguasa Langit

Wajahnya tambah kecut, dengan provokasi dari Patriark Song. Giliran peserta dari Klan Song. Pria muda yang diakui sebagai cucu oleh Patriark Song, Kong Jinhai, sukses melubangi batu sedalam 10,2 inci. Capaiannya itu menghebohkan penonton. Melihat reaksi orang-orang, Kong Jinhai melangkah kembali dengan dagu terangkat. Hal yang sama juga dilakukan Patriark Song. Sambil mengangkat dagunya, tawanya terdengar sangat renyah.
107.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 163 kali sebagai dhadkan 2
Baca
+Pustaka
Hasrat Dendam Suamiku

Hasrat Dendam Suamiku

“Kalau kau benar-benar pria, lawan aku!” Dengan langkah sempoyongan, Adrian menyerang lagi, tapi kali ini Hunter siap. SaatAdrian mencoba menusuknya dengan pecahan botol, Hunter menghindar dengan cepat, lalu dengan satu gerakan yang kuat, dia menendang perut Adrian hingga pria itu terjengkang ke lantai. Adrian terbatuk, mencoba bangkit, tapi Hunter sudah kehilangan kesabaran. Dengan satu pukulan keras ke kepala, Hunter membuat Adrian jatuh pingsan di lantai yang berkilauan karena cahaya lampu kelab.
1013.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 356 kali sebagai dhadkan 2
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status