Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Menjaga Adik Sahabatku

Menjaga Adik Sahabatku

Takut jika pertanyaannya malah menyinggung lelaki tampan nan rupawan ini; Davian membuka satu kotak set berlian edisi terbaru dari perusahaan Lumia, dia menyematkan senyum tipis di wajahnya. Menarik keluar sebuah kalung berlian The Wittelsbach Graff Diamond, berlian biru tua 31,06 karat dengan kejernihan internal yang sempurna. "Ya, benar." Tubuh lantang Davian berbalik dan menghadap pada Vemilla. "Cuman, aku hanya khawatir kalau kamu belum terbiasa dengan industri ini, ada banyak hal kelancangan di dunia ini, dan kamu jelas belum memahaminya," katanya menarik tatapan ke hadapan Vemilla dengan pesona ketajaman yang selalu menarik untuk diperhatikan.
2.9K viewsOngoingAdded to Library 105 Times as diam itu emas
Read
+Library
Diam-Diam Jadi Madu

Diam-Diam Jadi Madu

Tia terlihat kesal dan curiga memandangku. "Kejutan, Sayang. Aku mengikutimu" ucap Mas Indra. Mas Indra nampak santai. Tak terlihat gugup "Tia Asmarani. Aku mencintaimu" Mas Indra berlutut dihadapan Tia. Layaknya orang sedang melamar, mengeluarkan sebuah cincin berlian.
1012.7K viewsOngoingAdded to Library 343 Times as diam itu emas
Read
+Library
Istri yang Diremehkan Ternyata Juragan

Istri yang Diremehkan Ternyata Juragan

Pria itu tampak salah tingkah dan menggaruk tengkuknya yang tidak gatal. "Sebenarnya ada sesuatu yang terlupakan." Damaira memasang wajah bingung. Mahesa mengambil sebuah kotak kecil berlapis beludru berwarna merah. Damaira menutup mulutnya. "Apalagi ini, Mas?" Mahesa membuka kotak itu, ada cincin emas putih dengan manik berlian berwarna biru, berada di dalamnya. "Ra, maaf tadi aku spontan, dan benar-benar lupa akan hal yang sudah ku persiapkan." Damaira tersenyum dan menggeleng.
9.966.0K viewsCompletedAdded to Library 2.2K Times as diam itu emas
Read
+Library
Diamnya Seorang Istri

Diamnya Seorang Istri

tanya Amara. "Warnanya terlalu tua, coba cari yang lebih cerah," ujar Wildan. "Ok." Amara mengangguk. Lalu ia kembali mencari warna yang lainnya. "Yang ini gimana, Mas?" tanya Amara. Wildan tersenyum. "Itu bagus, dan sangat cocok dengan warna kulit kamu." "Jadi mau pakai yang ini." Amara kembali bertanya. "Iya, yang itu saja." Wildan mengangguk setuju.
1015.6K viewsCompletedAdded to Library 405 Times as diam itu emas
Read
+Library
Simpanan Tuan Torres

Simpanan Tuan Torres

Julia terdiam, tak mampu melanjutkan. "Itu adalah kalung. Terbuat dari Platinum dengan berlian kualitas Beyond Triple Excellent," jelas Diego, menyebut kualitas tertinggi dengan nada santai. "Rantainya dibuat sangat kuat. Bahkan lidi rapuh sepertimu tidak akan mampu mematahkannya," sindirnya merujuk pada Armand. "Kalung ini bukan hadiah dari seorang kekasih. Ini adalah jimat pelindung, Julia. Pengingat bahwa kau bernilai lebih dari sekadar perhiasan palsu atau janji kosong," tegasnya.
101.8K viewsCompletedAdded to Library 61 Times as diam itu emas
Read
+Library
Perempuan Rahasia Suamiku

Perempuan Rahasia Suamiku

Sengaja aku membeli kebutuhan, semua kuborong untuk kebutuhan rumah dan keperluan bayi kami. Sekilas kulihat wajah Mas Damar yang tampak shock ataupun terpaksa mengiyakan permintaanku. termasuk membeli emas perhiasan dengan dalih menukar perhiasan imitasi yang ia beli untukku.
10178.5K viewsCompletedAdded to Library 6.2K Times as diam itu emas
Read
+Library
Balada Asmara Biduan Dangdut

Balada Asmara Biduan Dangdut

Kata Emak, toko ini sudah sering jadi langganan Emak. “Langganan gimana maksudnya? Emak sering beli emas memangnya?” “Bukan, Kir. Tapi langganan gadai emas Emak.” Woalah, dasar ada-ada saja. Sesampai di toko emas, Emak segera menyodorkan cincin bermata berlian biru tersebut. Si Pemilik toko yang bermata sipit itu langsung syok melihatnya, bahkan di tatapan pertama dia langsung melepaskan kacamata.
1010.6K viewsCompletedAdded to Library 232 Times as diam itu emas
Show Reviews (13)
Read
+Library
ms huang
hi kk...aku datang dukung kmu dgn ksi 5* biar cpt nyala bintangnya yaa... yukkk intip ceritaku juga kk. judulnya KEKASIH BRENGSEKKU ...uda msuk bab 18...cerita ttg hubungan toxic, dijamin seru! makasi y kk ...
liza sarah
cerita yg unik. gk tau kisah nyata ato gk, tp ngalir alami gt jln ceritanya. gk bnyk2 drama buatan buat seru cerita. sukaaaaak.... lucu, seger ceritanya. pesan moralnya jg dpt. ya ampuuuun setelah tamat ceritanya br berasa kehilangan. keren lah, gk bosen bacanya.
Read All Reviews
Diam-Diam Menjadi Hunter Terkuat

Diam-Diam Menjadi Hunter Terkuat

sahut seorang penambang yang mendengar komentar dari Orion. Suara tawa pun terdengar kemudian. Anggota tim penambang lainnya menemukan humor kecil dalam percakapan kecil itu. “Bagaimana mungkin batu permata biasa bisa menandingi kristal mana? Tidak hanya kristal mana bisa membantu seorang Hunter dengan kekuatannya, harga kristal mana di pasaran sendiri juga berkali-kali lipat lebih tinggi dari batu permata.” Seorang penambang kedua ikut menimpali setelah tawanya terhenti.
103.7K viewsOngoingAdded to Library 118 Times as diam itu emas
Read
+Library
ENAK, PAK DOSEN!

ENAK, PAK DOSEN!

“Bullshit! Kamu kira saya gak tahu kelakuan kamu? Seminggu lalu, kalian pergi ke mall berdua, ‘kan?” “Itu Aldo yang nguntit saya, Pak! Say ke mall itu sebenarnya buat jual emas saya yng saya beli dengan uang Bpak. Say ingin kembalikan uang Bpak itu,” jawab Diana dengan jujur karena memang itulah kenyataannya. “Kalau gak percaya, ini buktnya! Saya bawa uang penjualan logam mulia itu! Ini!” “Bohong!”
9.9282.0K viewsCompletedAdded to Library 7.3K Times as diam itu emas
Show Reviews (32)
Read
+Library
Zizizaq
Suka baca karya orang lain, selain seru buat belajar juga. Ini ceritanya bagus.🤍 baca juga karya Zizizaq 1. Nikah kontrak berbuah cinta 2. Antara mencintai dan melupakan 3. Wanita ketiga duda kaya
OTHOR CENTIL
Hallo, Kak. Maaf kalau ceritanya tidak sesuai ekspektasi Kakaknya, ya. Di bab awal itu sudah jelas, Diana butuh uang karena uang sakunya dibatasi. Soal password kartu ATM itu, Damar juga bilang kok kalau sandinya nanti dikasih tahu lewat pesan.
Read All Reviews
Tumbal Ketujuh Obsesi Sang Nyai

Tumbal Ketujuh Obsesi Sang Nyai

Emas itu berkilau terkena sinar matahari yang masuk melalui celah jendela kamar Fatih. "Apa ini ...?" gumamnya, heran. Fatih segera mengambil satu batang emas itu. Ia membolak-balik batang emas itu berulang kali. Matanya langsung menangkap cap dan tulisan yang tertera di permukaannya. Logam mulia. Lima gram. Fatih menelan ludah dengan susah payah. "Tidak mungkin ..." Seolah tidak percaya. Karena takut hanya sedang bermimpi, Fatih nekat menggigit salah satu sudutnya.
102.2K viewsOngoingAdded to Library 56 Times as diam itu emas
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status