Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kalung Ajaib Pemuda Desa

Kalung Ajaib Pemuda Desa

Dia hanya berdiri di sana dengan tangan di saku. Sutejo bangkit dengan susah payah. Untuk pertama kalinya dalam hidupnya, kesombongan di matanya lenyap. Dia menatap Wandra dan membungkukkan badannya. "Saya mengakui kekalahan saya," Sutejo berkata dengan suara yang serak. Kemudian dia berbalik dan berjalan keluar dari arena yang hancur tanpa menoleh ke belakang. Dia masuk ke mobilnya dan langsung menelpon Wahyu Wicaksana.
938.4K viewsOngoingAdded to Library 1.5K Times as dito sutejo
Read
+Library
Dika dan Dito

Dika dan Dito

Sontak kaget Rose ternyata payung itu dari Dito. “Dito?, kamu terlambat lagi?” tanya Rose Tanpa menjawab Dito menggelengkan kepala dan kemudian tersenyum. “lalu, apa yang kamu lakukan disini?” tanya Rose lagi. “berdiri bersamamu!” jawab Dito. “ha?” “ayo kita berteduh!” seru Dito meraih pundak Rose dan berteduh. Kemudia Dito membuka jaket tebal yang ia kenakan dan menutupi Rose dengan jaket itu agar Rose tak kedinginan.
9.73.0K viewsOngoingAdded to Library 106 Times as dito sutejo
Read
+Library
Dokter Ajaib Dari Dunia Paralel

Dokter Ajaib Dari Dunia Paralel

"Ada, Dokter. Kamar tujuh di lantai dua. Tapi saya harus jujur, fasilitasnya seadanya. Kipas angin, tempat tidur single, kamar mandi dalam." "Sudah cukup." Peter menerima kunci sambil bertanya, "Pak Sutejo sudah lama tinggal di Kota Teratai?" "Empat puluh tahun, Dokter. Dari masih jadi anak SMA sampai sekarang cucu udah tiga." Pak Sutejo duduk kembali sambil menuangkan teh dari termos. "Dokter mau teh? Gratis untuk tamu istimewa." Peter menerima gelas teh hangat sambil duduk di kursi plastik di depan meja resepsionis. "Kota ini berkembang pesat ya, Pak?"
1046.9K viewsCompletedAdded to Library 984 Times as dito sutejo
Read
+Library
MENYESAL SETELAH MENYIA-NYIAKAN ANAK DAN ISTRI

MENYESAL SETELAH MENYIA-NYIAKAN ANAK DAN ISTRI

Tak lama kemudian, Pak Sutejo mengatakan maksud kedatangannya. "Jadi begini Pak Burhan dan Bu Ayu, Maksud kedatangan kami kesini, Saya berniat untuk melamar Andin untuk Joko anak saya." ucap Pak Sutejo dengan santun. Mendengar itu, Andin terdiam bingung. Sejak dulu hingga saat ini, Ia tidak pernah memiliki perasaan sama sekali terhadap juragan tanah itu.
14.1K viewsOngoingAdded to Library 339 Times as dito sutejo
Read
+Library
Suster Untuk CEO Jutek

Suster Untuk CEO Jutek

Pria itu mengenakan sweater abu-abu dengan rambut acak-acakan sembari menguap satu tangannya lagi menggaruk kepalanya yang gatal. "Harum?" ujar si pria sambil mengarahkan jari telunjuknya ke arah Naya yang lain tak bukan adalah Reno. "Em, bukan saya Naya, suster pilihan bapak Rey," balas Naya dengan kikuk. "Ok, ok silakan masuk.
103.0K viewsOngoingAdded to Library 79 Times as dito sutejo
Read
+Library
Suamiku yang Tak Normal

Suamiku yang Tak Normal

“Oke, lo mulai jual mahal sama gue. Lihat aja, Dit. Gue bakal bikin lo puas setengah mati, sampe lo nagih.” *** Malam tiba, Lote sudah siap dengan pakaian dinasnya, lingerie pink pucat yang tempo hari gagal dieksekusi. Dia tadi sudah membisikkan kata pada Dito yang seketika membuat mata pemuda itu membulat. “Gue tunggu di kamar ya, Mas Dito … lo pasti ketagihan,” ucap Lote sedikit mende-sah. Jemarinya menyusuri lengan Dito perlahan, penuh go-daan. Bukan tanpa alasan memanggil Dito dengan sebutan Mas, Lote harapkan bisa menaikkan ha-srat sang suami.
10978 viewsOngoingAdded to Library 33 Times as dito sutejo
Read
+Library
SATU ATAP DENGAN CEO JUTEK

SATU ATAP DENGAN CEO JUTEK

rayu Tuan Theo. "Sana ... Papi tidur sama guling saja!" ujarnya lalu membuka pintu dan melempar bantal dan guling ke luar kamar lalu kembali menutup pintu kamar dengan cepat. "Tega banget sih, Mami!" tutur Tuan Theo kepada istrinya dari luar kamar. "Mami akan tetap tega, jika Papi masih menentang perjodohan antara Peter dan Farah!" ujarnya lagi.
102.4K viewsCompletedAdded to Library 82 Times as dito sutejo
Read
+Library
Pewaris Bodoh Mengguncang Dunia

Pewaris Bodoh Mengguncang Dunia

ujar Wito menggenggam erat tangan sang kakek untuk menghiburnya. Di samping itu, Karso melangkah menghampiri Junaedi dan Jamelah. Dia menjambak dan mencengkeram rambut mereka. Lalu, menyeret dan melemparkan mereka ke halaman rumah. "Kau adalah aib Keluarga Sutejo! Aku akan membiarkanmu bersenang-senang dengan wanita jalang ini. Tapi, sebagai balasannya, kau akan dikeluarkan dari silsilah Keluarga Sutejo dan angkat kaki dari rumah ini! Ayahmu, Bambang Sutejo tidak akan sudi memiliki anak sepertimu!" teriak Karso mendongakkan dagu Junaedi, lalu menamparnya dengan sangat keras.
105.1K viewsCompletedAdded to Library 177 Times as dito sutejo
Read
+Library
Setipis Benang Sutera

Setipis Benang Sutera

Sedang Lia perlahan duduk di sisi suaminya. Lio menghela nafasnya berat, ia lepas jasnya asal-asalan, lalu di bukannya kedua kancing tangannya dan melipat kemejanya sampai ke siku. Dasi yang ia kenakan pun di tariknya kasar, melonggarkan bagian lehernya yang mungkin tiba-tiba terasa sesak sebab otot-otonya yang menegang. Dibukanya dua kancing teratas kemejanya, menampilkan bagian atas dada bidangnya yang berkulit putih dengan bulu-bulu halus bertumbuh diatasnya.
1012.8K viewsCompletedAdded to Library 436 Times as dito sutejo
Read
+Library
Dijodohin

Dijodohin

jawab Salsa ketus lagi. Aku tersenyum tipis, "Sini, Mas pengen peluk Salsa biar sakitnya hilang," pintaku lagi dan dia nurut langsung duduk di hadapanku. "Mas pengen peluk Salsa, tapi Mas lagi sakit, takut nular ke Salsa." Aku raih tangannya lalu tanpa malu sama ibu mertua, aku membawa tangan Salsa ke bibir untuk di cium. "Jadi cium tangan aja, ya, peluknya nanti kalau Mas dah sembuh."
109.2K viewsOngoingAdded to Library 238 Times as dito sutejo
Read
+Library
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status